Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinas Pertanian Kota Madiun Anggarkan Rp1,5 Miliar Pupuk Gratis

📅 Jumat, 26 Jan 2024, 16:12 WIB | Oleh:
Dinas Pertanian Kota Madiun Anggarkan Rp1,5 Miliar Pupuk Gratis Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Kota Madiun
Ket. Ilustrasi - Sejumlah petani melakukan pemupukan di area persawahan wilayah Kota Madiun, Jatim.

KOTA MADIUN - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun, Jawa Timur, menganggarkan dana sebesar Rp1,5 miliar dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) setempat untuk bantuan pupuk gratis kepada petani pada tahun 2024.

Kepala DKPP Kota Madiun Totok Sugiarto mengatakan bantuan pupuk gratis itu diberikan untuk meringankan para petani di wilayah setempat agar lebih mudah dalam memenuhi kebutuhan tanam serta memaksimalkan hasil panen.

"Tujuannya adalah untuk meringankan beban petani akan kebutuhan pupuk agar hasil panen lebih optimal," ujar Totok Sugiarto di Madiun, Jumat.

Menurut dia, program bantuan pupuk gratis bagi petani tersebut telah berjalan setiap tahun. Sesuai data, anggaran tersebut meningkatkan jika dibandingkan bantuan pupuk untuk tahun 2023 yang mencapai Rp1,3 miliar.

Penggunaan anggaran tersebut juga telah disetujui oleh Wali Kota Madiun Maidi dan segera diproses pada Maret mendatang. Kemudian, segera diserahkan kepada 1.278 petani padi di Kota Madiun yang tergabung dalam 32 kelompok tani.

"Penyaluran dari pihak ketiga langsung ke kelompok tani. Selanjutnya, kelompok tani yang membagikan ke anggota," kata dia.

Selama tahun 2023, luas lahan pertanian padi di Kota Madiun mencapai 786,31 hektare dengan total hasil produksi mencapai 16.771 ton.

"Dengan pemberian bantuan pupuk tersebut diharapkan bisa meningkatkan hasil pertanian di Kota Madiun," katanya.

Selain pupuk gratis dari Pemkot Madiun, lanjutnya, para petani di wilayahnya juga mendapatkan jatah pupuk subsidi dari Kementerian Pertanian yang saat ini sudah dapat ditebus dari distributor. Totalnya mencapai 367,482 ton pupuk Urea dan 184,760 ton NPK.

Dengan bantuan tersebut, para petani di Kota Madiun diharapkan dapat mengoptimalkan produksi padi di tengah keterbatasan lahan pertanian di Kota Madiun.

"Kami sarankan petani menggunakan pupuk sesuai kebutuhan sehingga semua bisa kebagian," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.