Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KemenKopUKM Jembatani Peternak Sapi ke Industri Susu

📅 Rabu, 24 Jan 2024, 09:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
KemenKopUKM Jembatani Peternak Sapi ke Industri Susu Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) berupaya melindungi peternak sapi milik rakyat dengan menghubungkan koperasi susu yang dengan usaha besar dan industri susu.

"Kita akan mengupayakan pola kemitraan antara koperasi susu dengan usaha besar dan industri susu. Langkah seperti ini juga untuk melindungi koperasi dan peternak sapi milik rakyat," kata SesKemenKopUKM, Arif Rahman Hakim saat mengunjungi Koperasi Peternak Susu Bandung Utara sebagaimana dikutip dari keterangan resminya di Jakarta, Selasa (23/1).

SesKemenKopUKM menjelaskan proses modernisasi koperasi ini terbagi menjadi empat tahap yang terdiri dari fase permodelan, replikasi, masifikasi, pemantapan serta pengembangan lanjutan.

Selain itu, setidaknya ada enam pendekatan umum untuk memodernisasi koperasi. Yaitu, meliputi akses pembiayaan, fasilitasi kemitraan dan akses pemasaran, adopsi teknologi, serta restrukturisasi kelembagaan melalui amalgamasi.

"Lalu spin off atau pemekaran usaha, hingga pengembangan model koperasi multi pihak," ucapnya.

Untuk pendekatan fasilitasi kemitraan, SesKemenKopUKM mengatakan, hal itu dilakukan agar koperasi mendapat kepastian terkait akses pemasaran dimana produk-produk mereka ke depan sudah ada yang menyerap lewat kerja sama dengan pihak swasta. Koperasi yang akan menjadi role model modernisasi ialah mereka yang sudah memiliki offtaker.

KemenKopUKM, lanjutnya, juga akan melakukan pendekatan lewat adopsi teknologi pada aspek pabrikasi dalam rangka meningkatkan produktivitas. Ia pun terus mendorong koperasi masuk ke ekosistem digital, termasuk Koperasi Peternak Susu Bandung Utara (KPSBU) Lembang yang dikunjunginya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.