Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiongkok Ingin Ambil Peran Perbaiki Hubungan Iran dan Pakistan

📅 Selasa, 23 Jan 2024, 01:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiongkok Ingin Ambil Peran Perbaiki Hubungan Iran dan Pakistan Doc: ANTARA/Desca Lidya Natalia
Ket. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Wang Wenbin saat menyampaikan keterangan kepada media di Beijing, pada Senin (22/1/2023).

Beijing - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Wang Wenbin mengatakan Tiongkok ingin mengambil peran konstruktif dalam upaya memperbaiki hubungan Iran dan Pakistan.

"Kami ingin terus memainkan peran positif dan konstruktif dalam memperbaiki hubungan antara Iran dan Pakistan berdasarkan kebutuhan kedua negara," kata Wang Wenbin saat menyampaikan keterangan kepada media di Beijing, Senin.

Hubungan kedua negara merenggang karena Garda Revolusi Iran menembakkan rudal balistik dan droneterhadappangkalan kelompok militan Sunni, Jaish ul-Adldi Balochistan, provinsi paling barat Pakistan, pada Selasa (16/1).

Kelompok itu diklaim Teheran telahbeberapa kali menyerang pasukan Iran antara lain untuk menyuarakan kemerdekaan daerah Balochistan.

Sebagai balasannya, Islamabad telah memanggil kembali duta besarnya pada Rabu (17/1) dan menangguhkan kunjungan tingkat tinggi ke Teheran.

Kemudian pada Rabu-Kamis (18-19 Januari) Pakistan dilaporkan membalas serangan Iran di Provinsi Balochistan di wilayah Iran. Iran dan Pakistan sama-sama memiliki provinsi bernama Balochistan yang berada di perbatasan kedua negara.

"Tiongkok memelihara komunikasi yang erat dengan Iran dan Pakistan," tambah Wang Wenbin.

Pada Minggu (21/1), Wakil Menteri Luar Negeri Tiongkok Ma Zhaoxu melakukan panggilan telepon dengan Wakil Menteri Luar Negeri Iran Ali Bagheri Kani. Keduanya bertukar pandangan mengenai hubungan bilateral dan isu-isu regional dan internasional yang menjadi kepentingan dan perhatian bersama.

"Saya ingin menekankan bahwa Iran dan Pakistan adalah tetangga yang bersahabat dan keduanya adalah teman baik Tiongkok," tambah Wang Wenbin.

Wang Wenbing menyebut Pemerintah Tiongkok berkomitmen untuk menegakkan perdamaian dan stabilitas regional dan internasional.

"Kami juga mendukung Iran dan Pakistan untuk terus menjembatani perbedaan melalui dialog dan konsultasi," katanya.

Pemerintah Pakistan menyebut serangan Iran sebagai pelanggaran ruang udara negaranya, dan menewaskan dua warga yang masih anak-anak.

Namun, Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amirabdollahian dalam acara Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Swiss, menyatakan bahwa hanya para militan yang terkena serangan.

Amirabdollahian juga dilaporkan sudah menelepon Menteri Luar Negeri Pakistan Jalil Abbas Jilanidimana dia menekankan penghormatan Pemerintah Iran terhadap kedaulatan Pakistan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.