Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ganda Putra Harus Kejar Tiket Olimpiade

📅 Selasa, 23 Jan 2024, 07:08 WIB | Oleh:
Ganda Putra Harus Kejar Tiket Olimpiade Doc: Koran Jakarta/Fajar AM
Ket. beri keterangan I Pebulu tangkis Indonesia Apriyani Rahayu (tengah), Chico Aura Dwi Wardoyo (kiri), dan Siti Fadia Silva ­Ramadhanti memberikan konferensi pers­ turnamen bulu tangkis internasional ­Daihatsu Indonesia Masters 2024 di Istora Senayan, kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Senin (22/1).

JAKARTA - Ganda putra Indonesia harus bekerja untuk mengejar tiket Olimpiade Paris 2024 setelah hasil buruk dua turnamen pembuka tahun ini. Ganda putra secara tradisi diandalkan meraih medali emas Olimpiade. Meski gagal menyumbang medali di tiga edisi terakhir, ganda putra selalu jadi tempat bertumpu harapan jelang Olimpiade digelar.

Untuk meningkatkan peluang perlu lebih dari satu wakil ganda putra yang tampil di Olimpiade. Sejak Race to Olympics 2024 dimulai, penampilan ganda putra cenderung lesu, tidak seperti saat Race to Olympics di 2020. Untuk bisa mengirim dua wakil harus ada dua pasangan yang berada di zona delapan besar saat Race to Olympics berakhir.

Sejauh ini baru Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yang ada di posisi delapan besar. Posisi saat pengumuman peringkat terbaru awal pekan baru ada di posisi delapan. Di tengah upaya mencari dua wakil ke Paris 2024, hasil buruk justru didapat pasukan ganda putra Indonesia. Dua wakil yang tampil India Open yaitu Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin dan Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri langsung terjungkal di babak pertama.

Kekalahan di India Open ini mengulang catatan buruk di Malaysia Open. Di Malaysia, Leo/Daniel dan Bagas/Fikri juga kalah di babak pertama. Bagas/Fikri dan Leo/Daniel kini jadi tumpuan Indonesia memiliki wakil kedua. Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan sudah lebih dulu absen di India karena Ahsan cedera. Sementara itu, duet Pramudya Kusumawardana/Yeremia Rambitan telah resmi berpisah. Sedangkan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon sudah lama vakum sebagai pasangan.

Pelatih ganda putra Indonesia, Aryono Miranat, menyoroti performa Bagas/Fikri dan Leo/Daniel. Ketenangan adalah salah satu hal yang paling dia tekankan agar juara All England 2022 itu bisa kembali dalam performa terbaik.

"Bagas/Fikri kalah di babak awal lawan pemain unggulan dari India dan Denmark. Pembenahan permainan depan net dan ketenangan bermain harus terus dilakukan, sehingga unforced error bisa dikurangi," ujar Aryono.

Leo/Daniel dalam dua pertandingan ini juga kalah di babak awal oleh pemain Denmark, masih banyak juga yang harus dibenahi. Rotasi dalam menyerang dan saat serangan balik mesti dipertajam. Poin-poin kritis, fokusnya harus lebih kuat. ben/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.