Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Karanganyar Lakukan Pendekatan pada 1.000 Penolak Imunisasi Polio

📅 Senin, 22 Jan 2024, 17:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Karanganyar Lakukan Pendekatan pada 1.000 Penolak Imunisasi Polio Doc: antarafoto
Ket. Imunisasi polio.

KARANGANYAR - Pemerintah Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah (Jateng) hingga saat ini masih melakukan pendekatan pada sekitar 1.000 penolak imunisasi polio.

"Kami terus berupaya untuk edukasi dan ini masih dilakukan sweeping juga," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Karanganyar Purwati di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Senin (22/1).

Ia mengatakan warga yang menolak imunisasi tersebut tersebar di sejumlah wilayah di Kabupaten Karanganyar. Meski demikian, terbanyak ada di Kecamatan Tawangmangu yang mencapai 300 orang dan Kecamatan Karangpandan sekitar 200 warga.

Meski demikian, pihaknya belum memetakan apakah para penolak tersebut seluruhnya merupakan warga Kabupaten Karanganyar atau juga dari luar kota.

"Belum saya mapping, ini baru saya tanyakan. Apakah ada yang dari luar daerah saya belum tanya. Yang pasti mereka ini yang jadi sasaran imunisasi di Karanganyar," katanya.

Sesuai dengan aturan, dikatakannya, para penolak ini diwajibkan membuat surat pernyataan bahwa yang bersangkutan menolak menerima imunisasi polio.

Sementara itu, dikatakannya, total sasaran imunisasi polio di Kabupaten Karanganyar berdasarkan data di setiap puskesmas sebanyak 95.824 anak. Sedangkan jika dari pusat data dan informasi (Pusdatin) jumlah sasaran imunisasi polio sekitar 98.200 orang anak.

"Saya perintahkan puskesmas yang capaiannya belum 95 persen harus sweeping karena target kementerian harus 95 persen," katanya.

Ia menargetkan tahapan tersebut bisa selesai dalam minggu ini. "Dalam hal ini kami juga melakukan kunjungan door to door. Jadi kami masih berupaya," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.