Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

'Not Friends', Menelusuri Tentang Pertemanan Versi Anak Sekolahan

📅 Minggu, 21 Jan 2024, 18:15 WIB | Oleh: Tim Penulis

Di sisi lain, sebenarnya ada ruang dan waktu untuk berpikir sejenak di tengah kekalutan dan membuat keputusan logis. Remaja menurut Stanford Medicine Children's Health dapat melakukan pemikiran yang lebih kompleks atau logika formal. Ini termasuk kemampuan untuk mempertimbangkan banyak sudut pandang dan menyadari tindakan proses berpikir.

Tokoh Pae menuntun penonton pada keputusannya yang mempertimbangkan setidaknya pada situasi karakter Ohm, Bokeh dan tentu saja dirinya sendiri.

Ide-ide nyeleneh tak terduga anak-anak sekolah menengah atas dalam mewujudkan sebuah karya film menjadi warna tersendiri dalam film.

Tak lupa, bumbu asmara juga dihadirkan di sini kendati hanya sekilas, serta secuil tentang genre tayangan khas Thailand masa kini yang populer di kalangan pencinta drama asal Negeri Gajah Putih itu. Tren genre yang mungkin ditentang sebagian kalangan di tanah air.

Dialog-dialog dibuat cenderung mudah dipahami, kemudian ekspresi para karakter yang jenaka hingga serius dalam film ini mengingatkan pada film-film terdahulu tentang anak sekolah seperti SuckSeed (2011).

Sementara keseluruhan kisahnya, walau alurnya dibuat maju mundur dan cukup melibatkan banyak tokoh, relatif mudah dimengerti penonton khususnya yang berusia dewasa.

Film ini mungkin bisa menjadi pilihan tontonan di antara tayangan-tayangan Negeri Ginseng, Negeri Sakura dan bahkan Hollywood masa kini, terutama bagi yang menyukai komedi dan masa muda.

Selain aktor-aktor yang telah disebutkan namanya, Not Friends juga dibintangi Tanakorn Tiyanont sebagai Ping, Natticha Chantaravareelekha sebagai Liew, Spy Panachanok sebagai Pop, Porch Pathaseth Khuncharoen sebagai Art, dan Fuji Jirapat Siwakosit sebagai Boom.

Not Friends yang mewakili Thailand untuk Academy Awards atau Oscar 2024 untuk kategori Best International Film ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 24 Januari 2024. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.