Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gerak Cepat, Dinkes Kota Madiun Sisir Anak 0-7 Tahun yang Belum Divaksin Polio

📅 Minggu, 21 Jan 2024, 06:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, Dinkes Kota Madiun Sisir Anak 0-7 Tahun yang Belum Divaksin Polio Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Kota Madiun
Ket. Kegiatan Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio putaran pertama di Kota Madiun, Jawa Timur yang menyasar 18 ribu anak.

Madiun - Gerak cepat, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) Kota Madiun melakukan penyisiran terhadap anak usia 0-7 tahun belum mendapatkan vaksinasi polio dalam pelaksanaan Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio 2024 putaran pertama selama 15-21 Januari.

Kepala Dinkes-PPKB Kota Madiun, dr Denik Wuryani mengatakan bahwa anak-anak yang belum divaksin polio pada putaran pertama masih bisa mendapatkannya di puskesmas terdekat.

"Untuk anak-anak yang belum divaksin, sudah terdata oleh kader petugas. Mereka bisa divaksin di puskesmas atau nanti dikunjungi petugas sesuai jadwal," ujarnya di Madiun, Sabtu.

Menurutnya, pelaksanaan vaksinasi polio susulan hasil penyisiran tersebut akan berlangsung mulai pekan depan.

Untuk itu, diharapkan orang tua aktif berkoordinasi dengan kader posyandu di wilayahnya masing-masing. Sehingga, anak-anak bisa mendapatkan vaksinasi polio demi kesehatannya.

Ia menjelaskan, terdapat sejumlah anak yang belum mendapatkan vaksinasi polio saat pelaksanaan serentak lalu. Hal itu dikarenakan sedang sakit sehingga pemberian vaksinasi harus ditunda.

Pada putaran pertama yang berlangsung tanggal 15-21 Januari, ada sebanyak 18 ribu anak usia 0-7 tahun di Kota Madiun yang menjadi sasaran.

Pemberian vaksin tersebut wajib, tanpa memandang status imunisasi sebelumnya berdasarkan surat dari Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor: IM.02.03/Menkes/1051/2023 tanggal 29 Desember 2023 perihal Pelaksanaan Sub PIN dalam rangka penanggulangan Kejadian Luar Biasa Polio cVDPV2.

Sub PIN Polio 2024 dilaksanakan dua kali putaran. Putaran kedua direncanakan pada 19-25 Februari 2024. Adapun, vaksin yang digunakan dalam kegiatan itu adalah "Noval Oral Polio Vaccine Type 2" (nOPV2) yang diberikan secara gratis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

58 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.