Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Jatuh Korban, Tim SAR Perkuat Pengawasan Sektoral Enam Kilometer dari Puncak Erupsi Gunung Lewotobi

📅 Minggu, 21 Jan 2024, 07:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Jatuh Korban, Tim SAR Perkuat Pengawasan Sektoral Enam Kilometer dari Puncak Erupsi Gunung Lewotobi Doc: ANTARA/Fransiska Mariana Nuka
Ket. Tim SAR saat melakukan patroli di Desa Nurabelen, Flores Timur, NTT, Sabtu (20/1/2024) malam. Patroli dilakukan agar warga tidak mendekat ke arah aliran lava pijar hanya untuk mengambil foto atau kembali ke rumah.

Wulanggitang - Tim SAR Gabungan memperkuat pengawasan di daerah yang masuk dalam sektoral enam kilometer pada arah utara-timur laut dari Gunung Lewotobi Laki-laki Kabupaten Flores Timur Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Kami selalu memantau secara langsung ke rumah-rumah warga untuk memastikan bahwa benar-benar warga tidak berada di rumah lagi," kata Komandan Tim Basarnas Maumere untuk Bencana Erupsi Gunung Lewotobi Laki-lakiRiswan Dwiputra usai patroli di WulanggitangFlores Timur, Sabtu malam.

Patroli merujuk pada rekomendasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) bahwa masyarakat dilarang melakukan aktivitas apa pun pada radius lima kilometer dari pusat erupsi dan sektoral enam kilometer pada utara dan timur laut.

Dua wilayah yang masuk dalam radius itu yakni Nobo dan Nurabelen di Kecamatan Ile Bura.

"Karena sesuai pengamatan visual terhadap aliran lava pijaran dari gunung mengarah ke desa Nurabelen yang sudah cukup dekat dengan permukiman," katanya.

Dalam beberapa kali pemantauan ke dua desa itu, katanya, masih ditemukan adanya warga yang beraktivitas atau sekadar mengambil foto gunung api atau lava yang mengalir ke arah desa.

Karena itu, pengawasan diperketat agar warga tidak memasuki wilayah itu untuk berfoto atau tidur di rumah.

Ia juga mengimbau warga untuk tidak berlama-lama masuk dalam area yang ia sebut sebagai zona merah itu.

"Kami berharap ke depan tidak ada lagi warga yang berada di zona merah meskipun kepentingannya hanya untuk mengambil gambar," katanya menegaskan.

Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki mencatat guguran dengan jarak luncur sejauh 1.000 meter mengarah ke utara dalam rentang waktu enam jam terakhir.

Sinar api dan guguran lava pijar juga masih teramati ke arah utara dan timur laut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.