Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bencana Datang Bertubi-tubu di Sukabumi, Rumah Warga Ambruk Diterjang Angin Puting Beliung

📅 Minggu, 21 Jan 2024, 07:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bencana Datang Bertubi-tubu di Sukabumi, Rumah Warga Ambruk Diterjang Angin Puting Beliung Doc: ANTARA/HO/P2BK Ciemas
Ket. Kondisi rumah seorang warga di Kampung Pasirangin, RT 07/03, Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jabar tampak rusak pada bagian depannya karena diterjang angin puting beliung pada Sabtu (19/1/2024).

Sukabumi - Rumah seorang wargadi Kampung Pasirangin, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat (Jabar) mengalami kerusakan, bahkan bagian depan rumah ambruk, karena diterjang angin puting beling yang terjadi Sabtu.

"Tidak ada korban jiwa pada bencana angin puting beliung di RT 07/03, Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciemas, dan pemilik rumah yakni Isoh Nurhasanah (54) bersama satu anaknya tetap bertahan untuk menghuni rumahnya itu," kata Humas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Kabupaten Sukabumi Sandra Fitria, di Sukabumi, Sabtu.

Informasi yang dihimpun dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Ciemas, ambruknya bagian depan rumah tersebut dipicu hujan deras disertai angin kencang yang terjadi pada Sabtu pagi, sehingga menimbulkan terjadinya bencana angin puting beliung.

Diduga rumah milik Isoh, seorang janda, yang dihuni bersama seorang anaknya kondisi rangka bangunannya sudah lapuk termakan usia, sehingga saat angin puting beliung melanda rumah tersebut tidak mampu bertahan dan akhirnya rusak serta bagian depannya ambruk.

Beruntung saat kejadian, penyintas bencana tengah berada di kamar sehingga tidak tertimpa puing bangunan yang ambruk. Dampak dari angin puting beliung rumah ini mengalami kerusakan di beberapa bagian, tetapi paling parah pada bagian depan atau teras menuju pintu masuk utama.

Petugas gabungan yang tiba di lokasi langsung melakukan pembersihan puing bangunan yang memiliki luas 35 meter persegi atau panjang 7 meter dan lebar 5 meter. Pihaknya juga mengimbau kepada penyintas untuk waspada dengan kondisi rumahnya yang sudah lapuk dan rusak khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan.

Untuk perbaikan, P2BK Purabaya masih menunggu kiriman bantuan berupa bahan material dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi berupa semen, pasir, kayu, dan lainnya.

Pihaknya mengimbau kewaspadaan warga setempat, mengingat hujan deras disertai angin kencang berpotensi terjadi kembali dalam beberapa hari ke depan sesuai hasil prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang diterima BPBD Kabupaten Sukabumi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.