Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rumah Roboh Diterjang Angin Kencang, Empat Keluarga di Sukabumi Mengungsi

📅 Sabtu, 20 Jan 2024, 00:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Rumah Roboh Diterjang Angin Kencang, Empat Keluarga di Sukabumi Mengungsi Doc: ANTARA/Aditya Rohman
Ket. Babinsa Desa Selawangi saat meninjau lokasi rumah roboh di Kampung Babakanpamoyanan, RT 001/006, Desa Selawangi, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Jabar yang disebabkan angin kencang pada Jumat (15/1/2024).

Sukabumi - Sebanyak empat kepala keluarga (KK) di Kampung Babakanpamoyanan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat terpaksa harus mengungsi ke rumah kerabatnya terdekat karena sebagian rumah yang didiami mereka roboh setelah diterjang angin kencang yang bersamaan dengan turunnya hujan deras pada Jumat (19/1).

"Tidak ada korban luka apalagi jiwa pada peristiwa yang terjadi di RT 001/006, Desa Selawangi, Kecamatan Sukaraja ini. Namun, seluruh penghuni rumah harus mengungsi ke rumah kerabatnya," kata Humas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi Sandra Fitria di Sukabumi, Jumat.

Informasi yang dihimpun dan Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Sukaraja, sebelum satu rumah yang dihuni 4 KK tersebut roboh, sempat turun hujan deras disertai angin kencang.

Diduga karena kencangnya hembusan angin, sebagian atap dan bangunan rumah permanen milik Andri tersebut akhirnya roboh. Beruntung saat kejadian seluruh penghuni rumah tidak berada di ruangan yang roboh (ruang tengah dan dapur).

Robohnya rumah itu juga disebabkan sebagian rangka bangunan yang sudah keropos. Khawatir terjadi kejadian serupa, seluruh penyintas bencana yang mendiami rumah itu memilih mengungsi sementara.

Menurut Sandra, P2BK Sukaraja dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sukaraja sudah meninjau ke lokasi kejadian dan membantu penghuni rumah untuk mengevakuasi sejumlah barang.

"Dari hasil asesmen yang dilakukan P2BK Sukaraja, adapun kebutuhan mendesak penyintas bencana angin kencang ini yakni material bangunan, sandang serta pangan," tambahnya.

Sandra mengatakan wilayah Kabupaten Sukabumi yang dilanda hujan deras disertai angin kencang sejak Jumat dini hari hingga sore memicu terjadinya bencana hidrometeorologi yang sejumlah titik.

Maka dari itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk waspada dengan kondisi cuaca buruk yang diprediksi akan terjadi dalam beberapa hari ke depan sesuai prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Kelimatologi dan Geofisika (BMKG).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Ribuan Warga RD Kongo Melar...
Luar Negeri
Kanada Perkuat Industri Str...
Luar Negeri
Efek El Nino, Banjir Bandan...
Luar Negeri
Afrika Selatan Potong Pajak...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.