Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gerak Cepat, Wali Kota Banjarbaru Perintahkan Camat Siapkan Penanganan Banjir

📅 Sabtu, 20 Jan 2024, 01:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, Wali Kota Banjarbaru Perintahkan Camat Siapkan Penanganan Banjir Doc: ANTARA/HO-Medcen Kominfo Banjarbaru
Ket. Wali Kota Banjarbaru Muhammad Aditya Mufti Ariffin (dua dari kiri) memimpin rapat koordinasi dengan camat dan lurah terkait kesiapan mengantisipasi dan penanganan banjir di Banjarbaru, beberapa waktu lalu.

Banjarbaru - Gerak cepat, Wali Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan Muhammad Aditya Mufti Ariffin memerintahkan camat dan lurah mempersiapkan upaya penanganan banjir seiring hujan deras yang turun pada beberapa hari terakhir.

"Kami minta camat dan lurah untuk mempersiapkan upaya penanganan banjir sehingga jika sewaktu-waktu terjadi mengantisipasi sekaligus mencegah agar tidak makin meluas," ujar Aditya di Banjarbaru, Jumat.

Aditya mengaku sudah mengarahkan seluruh camat dan lurah yang juga dihadiri pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait penanganan banjir melalui rapat koordinasi.

Aditya mengingatkan camat dan lurah siaga menghadapi potensi bencana banjir karena Banjarbaru diprakirakan akan memasuki puncak musim hujan pada Januari hingga akhir Februari 2024.

"Camat dan lurah segera koordinasi dengan SKPD terkait mengenai apa saja yang harus dipersiapkan agar saat terjadi banjir bisa diantisipasi untuk mencegah dan menangani jika banjir sudah reda," tutur Aditya.

Ditekankan Aditya, salah satu penyebab banjir karena curah hujan tinggi sehingga air sungai meluap dan tidak mampu menampung debit air.

Guna mengantisipasi itu, Aditya menginstruksikan aparatur kecamatan dan kelurahan mengantisipasi dengan cara menjaga aliran sungai dari sampah agar air sungai tidak meluap.

Selain itu, Aditya mengungkapkan aparatur kecamatan dan kelurahan harus memeriksa kondisi saluran air (drainase) untuk memastikan air tetap mengalir saat debit air meningkat.

"Berbagai permasalahan yang terkait dengan potensi banjir harus segera dipetakan sehingga bisa diambil upaya dan langkah strategis yang bisa mencegah dan mengantisipasi dampak banjir itu," katanya.

Selain mengingatkan penanganan banjir, Aditya juga menegaskan aparatur sipil negara (ASN) meningkatkan pelayanan publik untuk kepuasan masyarakat.

"Tugas aparatur pemerintah adalah melayani sehingga pelayanan setiap lini harus ditingkatkan agar seluruh lapisan masyarakat merasakan pemerintah hadir melayani setiap urusan masyarakat," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.