Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Leica akan Masuki Pasar Seluler Premium

📅 Jumat, 19 Jan 2024, 16:24 WIB | Oleh:
Leica akan Masuki Pasar Seluler Premium Doc: Istimewa
Ket. Ponsel ini akan dilengkapi dengan sistem kamera papan atas yang mengintegrasikan lensa ikonik Leica dan algoritma pemrosesan gambar, untuk memberikan kualitas gambar tak tertandingi yang dapat melampaui ponsel kamera yang ada.

Fotografer mana yang tak mengidamkan Leica, kamera yang dikenal dengan logo lingkaran merahnya yang ikonik. Merek asal Jerman yang telah berprodukai sejak tahun 1924 ini dikenal memiliki optik berkualitas tinggi, menjadikannya standar emas dalam dunia fotografi.

Dan secara mengejutkan, Leica baru-baru ini dilaporkan oleh ISP Page akan memasuki pasar ponsel global. Ponsel baru yang belum diketahui detil dan spefikasinya ini disebut menjanjikan perpaduan keahlian fotografi tradisional Leica dengan fungsionalitas ponsel pintar modern.

Sebelumnya Leica sendiri telah mengenalkan Leica Leitz Phone, produk yang dirilis ekslusuf bagi pasar Jepang, lewat. Selain itu, Xiaomi , pabrikan ponsel Tiongkok telah mengandeng sistem kamera Leica untuk produk Xiaomi 13T.

Pengamat teknologi, Katarzyna Oleksy, menulis, inti dari ponsel Leica yang baru adalah apa yang terkenal dengan perusahaannya: kualitas kamera yang sempurna. Perangkat ini dikabarkan akan dilengkapi dengan sistem kamera papan atas yang mengintegrasikan lensa ikonik Leica dan algoritma pemrosesan gambar. Tujuannya adalah untuk memberikan kualitas gambar tak tertandingi yang dapat bersaing atau bahkan melampaui ponsel kamera yang ada.

Desain dan Fitur

Dari segi desain, ponsel Leica diharapkan bisa menunjukkan keanggunan minimalis yang menjadi ciri khas merek terkenal tersebut. Kualitas pembuatan, bahan, dan perhatian terhadap detail kemungkinan besar akan selaras dengan reputasi Leica dalam bidang rekayasa presisi. Sedangkan untuk sistem operasinya, masih harus dilihat apakah Leica akan memilih versi Android yang disesuaikan, yang merupakan standar untuk sebagian besar ponsel pintar non-Apple, atau apakah Leica akan menggunakan sistem lain.

"Spekulasi menunjukkan bahwa ponsel Leica akan sangat fokus pada kontrol manual, memungkinkan fotografer menyesuaikan pengaturan seperti ISO, fokus, aperture, dan kecepatan rana dengan tingkat kontrol yang sama seperti yang terlihat pada kamera mereka. Diharapkan menyertakan fitur-fitur seperti zoom lossless, pengambilan gambar RAW, dan stabilisasi gambar tingkat lanjut," kata Oleksy.

Ekosistem Leica

Di luar kamera, detail tentang apa yang akan ditawarkan ponsel Leica dalam hal pengalaman pengguna masih belum diketahui. Apakah akan ada aplikasi atau layanan khusus yang memanfaatkan kemampuan kamera? Bagaimana ponsel ini berintegrasi dengan kamera dan aksesoris Leica yang sudah ada? Pertanyaan-pertanyaan ini menyoroti potensi strategi Leica untuk menciptakan ekosistem di mana ponsel bertindak sebagai penghubung bagi para fotografer.


Masuknya Leica ke pasar ponsel sepertinya akan menimbulkan riak. Jika merek tersebut dapat memenuhi janji kameranya, hal ini akan menetapkan standar baru untuk fotografi seluler. Namun, Leica siap menghadapi tantangan seperti distribusi, harga, dan bersaing dengan merek ponsel pintar mapan yang memiliki basis pelanggan setia.

Perkiraan harga

Meskipun belum ada harga resmi yang dirilis, mengingat posisi pasar premium Leica, masuk akal jika ponsel mereka diperkirakan akan dibanderol dengan harga yang mencerminkan status kemewahannya.


Akankah ponsel Leica hanya menarik bagi fotografer profesional?

Meskipun fotografer profesional kemungkinan besar akan tertarik pada ponsel Leica karena fitur kameranya yang canggih, para penggemar dan konsumen yang menghargai fotografi juga akan tertarik jika mereka bersedia berinvestasi pada gambar berkualitas tinggi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

49 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

52 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.