Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sakti: Kerja Sama RI-Vietnam Ciptakan Investasi Budidaya Lobster

📅 Kamis, 18 Jan 2024, 06:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sakti: Kerja Sama RI-Vietnam  Ciptakan Investasi Budidaya Lobster Doc: kkp.go.id
Ket. Menteri Kelautan dan Perikanan (Men-KP), Sakti Wahyu Trenggono

Menteri Kelautan dan Perikanan (Men-KP), Sakti Wahyu Trenggono, menyebutkan kerja sama antara Indonesia dan Vietnam di bidang perikanan yang disepakati pada Jumat (12/1) lalu akan menciptakan peluang investasi ke Indonesia untuk budidaya lobster.

"Jadi dia (Vietnam) akan kirim beberapa perusahaan yang akan investasi di Indonesia. Ketika mereka investasi di Indonesia kita akan mendapatkan transfer teknologi, etos kerja, dan lain sebagainya," kata Sakti saat ditemui di Jakarta Pusat, Selasa (16/1).

Melalui kerja sama itu, menurut Sakti, Indonesia akan menjadi rantai pasok dari budidaya lobster global.

"Karena kita punya limpahan (benih lobster) kalau tidak diambil mati, kita manfaatkan supaya punya nilai ekonomi," ujar Men-KP.

Akan tetapi, pihaknya belum mengungkapkan nilai investasi dan perusahaan investor yang terlibat dalam investasi budidaya lobster tersebut. Menurut Sakti, jika kerja sama tersebut dijalankan, maka akan menumbuhkan perekonomian dan pendapatan negara secara signifikan.

Selain kerja sama dalam bidang budi daya lobster, Sakti menuturkan poin kerja sama dengan Vietnam berikutnya adalah terkait batas wilayah laut kedua negara.

"Jelas dulu batas wilayah di Laut Tiongkok Selatan. Di situ mereka sebutnya Laut Timur, kitanyebutnyaNatuna Utara. Kalau mereka (kapal nelayan Vietnam)ngelewatsedikit kita halau saja, tidak usah kita tangkap," ujar dia.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyepakati kerja sama di sektor perikanan dengan Menteri Pertanian dan Pembangunan Pedesaan Vietnam Le Minh Hoan pada Jumat (12/1).

Sakti yang mendampingi kunjungan kerja Presiden RI Joko Widodo ke Vietnam ini, menerangkan lingkup kerja sama mencakup banyak lini dari sektor hulu hingga hilir di antaranya pembangunan perikanan tangkap dan budi daya berkelanjutan, penjaminan kualitas dan keamanan produk perikanan, investasi, hingga pengolahan, promosi, dan perdagangan produk perikanan.

Kerja sama dengan Vietnam termasuk pada perlawanan terhadap praktikillegal,unreported,unregulated fishing, pertukaran informasi data perikanan, transfer teknologi dan pertukaran ahli, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

29 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.