Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

RI - Jepang Kerja Sama Wujudkan Transportasi Publik secara Inklusif

📅 Kamis, 18 Jan 2024, 17:16 WIB | Oleh:
RI - Jepang Kerja Sama Wujudkan Transportasi Publik secara Inklusif Doc: Istimewa.
Ket. Pusat Pengelolaan Transportasi Berkelanjutan (PPTB) Kementerian Perhubungan bekerja sama dengan Sekretariat ASEAN fasilitasi kegiatan evaluasi yang melibatkan para ahli dari Jepang. 

JAKARTA - Melalui kerangka kerja sama ASEAN - Jepang, pemerintah Indonesia menggandeng pemerintah Jepang mewujudkan pelayanan transportasi publik yang inklusif bagi seluruh kalangan masyarakat.

Kerja sama dilakukan melalui kegiatan evaluasi lapangan terhadap pelayanan transportasi publik bagi penyandang disabilitas dan lansia di Indonesia, yang dilakukan di Stasiun MRT ASEAN dan Stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia.

Kementerian Perhubungan melalui Pusat Pengelolaan Transportasi Berkelanjutan (PPTB) bekerja sama dengan Sekretariat ASEAN menjadi fasilitator kegiatan evaluasi yang melibatkan para ahli dari Jepang.

Adapun Tim Evaluasi terdiri dari perwakilan Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi dan Pariwisata Jepang; serta para ahli dan konsultan asal Jepang.

Kepala PPTB, Tri Cahyadi menyampaikan, Kemenhub bersama dengan operator transportasi berkomitmen menyediakan sarana dan prasarana transportasi yang adaptif dan empati, kepada pengguna jasa kelompok rentan yang terdiri dari: penyandang disabilitas, ibu hamil, lansia dan anak-anak.

"Kami menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Jepang yang telah melakukan evaluasi kepada kami. Evaluasi ini dapat memperkaya pengetahuan kami dalam upaya menciptakan pelayanan transportasi yang inklusif," ucapnya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (18/1).

Tri Cahyadi mengungkapkan, sejumlah upaya nyata telah dilakukan dalam rangka mewujudkan transportasi yang ramah bagi kelompok rentan.

Diantaranya yaitu melalui penetapan regulasi yang menjadi pedoman dalam perencanaan dan penyediaan sarana dan prasarana transportasi. Lainnya yaitu melalui penyediaan sejumlah fasilitas seperti toilet khusus, guiding block, penggunaan ramp/ bidang miring, ruang laktasi, area bermain anak, loket khusus, penyediaan kursi roda, tempat parkir khusus, dan fasilitas lainnya.

"Kami juga telah memberikan pelatihan rutin kepada petugas pelayanan transportasi publik agar lebih responsif, empati dan sensitif terhadap kelompok rentan," tuturnya Tri Cahyadi.

Stasiun MRT Jakarta menjadi lokus penilaian, karena menjadi salah satu prasarana transportasi yang dianggap cukup lengkap dalam penyediaan fasilitas dan aksesibilitas bagi disabilitas dan lansia.

Sejumlah fasilitas bagi penyandang disabilitas telah tersedia di stasiun MRT, seperti blok taktil untuk memandu tunanetra, lift prioritas, pintu penumpang yang lebar, serta toilet khusus pengguna kursi roda. Fasilitas lain juga telah mengakomodasi semua kalangan, diantaranya penempatan rambu dengan mempertimbangkan jarak dan sudut pandang yang nyaman bagi pengguna kursi roda, mesin tiket yang dapat dijangkau pengguna kursi roda, serta papan informasi dengan huruf braille.

Nantinya tim ahli dari Jepang akan memberikan umpan balik terhadap evaluasi yang telah dilakukan. Program ini merupakan wujud komitmen negara-negara di ASEAN untuk terus meningkatkan aksesibilitas transportasi publik bagi penyandang disabilitas dan lansia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
Luar Negeri
Gempa Tibet Tewaskan 16 Ora...
Megapolitan
BMKG Peringatkan Hujan Leba...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.