Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Loeb dan Sainz Bersaing Ketat di Puncak Klasemen Reli Dakar

📅 Kamis, 18 Jan 2024, 21:00 WIB | Oleh:
Loeb dan Sainz Bersaing Ketat di Puncak Klasemen Reli Dakar Doc: istimewa
Ket. Sebastian Loeb

AL-ULA - Sebastien Loeb berada dalam jarak yang sangat dekat dengan pemimpin klasemen kategori mobil Reli Dakar Carlos Sainz usai etape kesepuluh yang berlangsung Kamis (18/1) dini hari WIB. Di kategori sepeda motor, Ricky Brabec mempererat cengkramannya di puncak klasemen.

Loeb, yang menjadi runner-up dalam dua tahun terakhir namun masih mengincar kemenangan pertama, memangkas tujuh menit lagi dari keunggulan Sainz. Hasil itu membuatnya terpaut 13 menit 22 detik menjelang dua etape terakhir.

Balapan yang melewati rute sejauh 480 km dari Al-Ula ke Yanbu di tepi Laut Merah menjanjikan ujian yang melelahkan baik bagi manusia maupun mesin sebelum finis hari Jumat malam waktu setempat.

Digambarkan oleh penyelenggara sebagai 'piece de resistance' di pekan kedua, baik Sainz maupun Loeb akan menghadapi ancaman yang selalu ada berupa kehilangan waktu berharga karena bocor bandi medan tandus yang terjal.

Loeb dan Sainz keduanya mengalami masalah mekanis di etape ke-10 di sekitar Al-Ula. Mereka masing-masing finis di urutan ke-16 dan ke-19 di belakang pembalap Toyota asal Prancis, Guerlain Chicherit yang menjadi juara di etape ke-10.

Brian Baragwanath dari Afrika Selatan menempati posisi kedua dengan Benediktas Vanagas dari Lithuania melengkapi podium.

"Saya kehilangan tujuh atau delapan menit," ujar Sainz, 61 tahun, yang mengincar gelar Reli Dakar keempatnya. "Saya harus menunggu Mattias (Ekstrom, rekan setimnya di Audi) karena saya kehabisan ban," sambungnya.

Loeb mengatakan: "Itu adalah hari yang berat bagi kami. Kami mengalami masalah dengan (dongkrak) mobil dan kami mengalami dua kali bocor ban. Kami harus memanjat bebatuan untuk menemukan cara mengangkat ban belakang agar dapat menggantinya."

"Kami kehilangan sekitar 15 menit seperti ini. Yang pasti, ini sedikit membuat frustasi, tapi oke. Etapenya sulit, sepertinya Carlos masih kehilangan waktu, jadi pada akhirnya, kita lihat saja dimana kami berada," sambungnya.

Beralih dari roda empat ke roda dua, Brabec membuat tim Honda berada di posisi 1-2-3 di klasemen. Pemenang tahun 2020 sekarang memimpin atas Ross Branch Botswana hampir 11 menit di klasemen keseluruhan, dengan Adrien Van Beveren hanya tertinggal 52 detik di urutan ketiga.

"Dua hari tersisa, tim terlihat sangat kuat dan saya dalam kondisi 100 persen saat ini," ujar Brabec. "Saya akan menggunakan energi dan mencoba mengamankan sesuatu yang lebih sehingga etape 12 sedikit lebih menenangkan bagi saya," sambungnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.