Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

72 Masinis RI Dilatih untuk Operasikan Kereta Cepat

📅 Kamis, 18 Jan 2024, 00:01 WIB | Oleh:
72 Masinis RI Dilatih untuk Operasikan Kereta Cepat Doc: ANTARA
Ket. EMIR MONTI Manager Corporate Communication KCIC - Harapannya seluruh operasional sudah dapat dilakukan oleh SDM Indonesia.

KABUPATEN BANDUNG - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menyatakan terus melakukan proses transfer pengetahuan serta memberikan pelatihan kepada masinis Indonesia. Hal ini dilakukan sebagai bentuk kesiapan sumber daya manusia (SDM) dalam pengoperasian teknologi kereta cepat.

Manager Corporate Communication KCIC, Emir Monti, mengatakan proses pelatihan tengah dilakukan kepada sebanyak 72 calon masinis yang ditargetkan pada tahun 2025 sudah mampu mengoperasikan Kereta Cepat Whoosh.

"Harapannya seluruh operasional sudah dapat dilakukan oleh SDM Indonesia. Jadi, transfer pengetahuan ini penting sebagai bagian dari peningkatan kemampuan dan kualitas perkeretaapian di Indonesia," kata Emir di Kabupaten Bandung, Rabu.

Seperti dikutip dari Antara, Emir menjelaskan proses pelatihan diberikan secara teori maupun teknis oleh tenaga pengajar profesional untuk memahami ilmu yang disampaikan dalam pengoperasian kereta cepat nantinya.

Dia menambahkan ke-72 calon masinis tersebut sebelumnya merupakan masinis Kereta Api Indonesia (KAI) yang telah memiliki pengalaman lebih dari 100.000 kilometer dalam menjalankan lokomotif.

"Jadi memang yang dilatih di sini semuanya sudah berpengalaman sebagai masinis, sehingga memahami konsep-konsep dalam mengoperasikan kereta api baik dari sisi persinyalan, pengereman, serta peningkatan kecepatan," kata dia.

Teknologi Terbaru

Lebih lanjut, ia menambahkan KCIC juga memberikan kelas simulator dengan teknologi terbaru yang memiliki interior, fitur, dan fungsi sama dengan sarana yang nantinya digunakan yaitu Electric Multiple Unit (EMU) tipe KCIC400AF.

Menurut dia, simulator ini mampu untuk memantau perkembangan keahlian setiap calon masinis yang berlatih. Pelatihan dengan menggunakan simulator ini akan membuat persiapan calon masinis Kereta Cepat Whoosh menjadi lebih komprehensif.

"Di simulator ini, masinis diajarkan bagaimana menghadapi kondisi darurat seperti cuaca atau benda asing bagaimana penanganannya, sehingga ketika dioperasikan oleh SDM Indonesia semuanya sudah siap," kata Emir.

Usai mendapatkan kelas pelatihan simulator, lanjut Emir, seluruh calon masinis ini selanjutnya akan melakukan praktik kerja lapangan dalam menjalankan kereta cepat dengan didampingi oleh tenaga profesional.

"Tahapannya adalah setelah praktik kerja lapangan, calon masinis akan mendapatkan sertifikasi dari Kementerian Perhubungan dan setelah itu baru bisa mengoperasikan kereta cepat oleh SDM Indonesia," kata dia.

Emir berharap pada tahun 2025 mendatang seluruh operasional Kereta Cepat Whoosh mampu dijalankan oleh masinis Indonesia melalui proses transfer pengetahuan dari tenaga profesional ini.

"Jadi memang banyak hal yang kita dapatkan ilmunya dari tenaga profesional terlatih ini dan jika seluruh pelatihan berjalan lancar, diharapkan dalam satu tahun atau dua tahun ke depan sudah mulai bertahap bisa dioperasikan oleh masinis Indonesia," kata dia Emir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.