Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Australia Rancang Badan Penasihat untuk 'AI'

📅 Rabu, 17 Jan 2024, 12:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Australia Rancang Badan Penasihat untuk 'AI' Doc: ANTARA/REUTERS/Dado Ruvic/am

JAKARTA - Australia merancang sebuah badan penasihat untuk mitigasi risiko artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.

Pemerintah Australia, disiarkan Reuters, Rabu (17/1) waktu setempat, mengatakan mereka akan bekerja dengan badan industri untuk memperkenalkan panduan dan mendukung perusahaan untuk memberikan label dan tanda air untuk konten yang dibuat dengan AI.

Menteri Pendidikan dan Sains Australia, Ed Husic, mengatakan AI diprediksi bisa membuat ekonomi bertumbuh, namun, penggunaanya untuk sektor bisnis belum sempurna.

"Masih ada masalah kepercayaan seputar teknologi itu sendiri dan kepercayaan rendah itu menjadi penghambat penggunaan teknologi. Itu adalah sesuatu yang harus kita hadapi," kata Husic.

Australia membentuk regulator siber eSafety Commissioner pada 2015, namun, masih cukup tertinggal soal AI.

Pedoman awal AI di Australia akan bersifat sukarela, berbeda dengan Uni Eropa yang peraturan tentang AI bersifat wajib.

Australia mengadakan konsultasi publik tentang AI tahun lalu dan mendapat lebih dari 500 jawaban. Pemerintah Australia mengeluarkan jawaban interim bahwa mereka ingin memperjelas penggunaan AI "risiko rendah" seperti menyaring email sampah dengan yang "risiko tinggi", misalnya membuat konten yang dimanipulasi deepfake. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.