Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Objek Wisata di Temanggung Butuh Jejaring

📅 Selasa, 16 Jan 2024, 16:35 WIB | Oleh:
Objek Wisata di Temanggung Butuh Jejaring Doc: ANTARA/Heru Suyitno
Ket. Para pelaku wisata melakukan evaluasi libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 di objek wisata Rowo Gembongan Temanggung.

Temanggung -- Objek wisata di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah tidak bisa berdiri sendiri, butuh jejaring di antara sesama objek wisata sehingga ke depan objek wisata tersebut bisa naik kelas dan semakin dikenal di masyarakat luas.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Temanggung Hendra Sumaryana di Temanggung, Selasa, menyampaikan, jejaring pemasaran diantara sesama objek wisata di kabupaten perannya sangat penting untuk meningkatkan kualitas dan kunjungan wisata di Kabupaten Temanggung.

Ia menyampaikan hal tersebut saat evaluasi kunjungan wisata saat libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 di objek wisata Rowo Gembongan, Desa Tegowanu, Kecamatan Kaloran, Kabupaten Temanggung.

Ia mengakui selama ini jejaring pemasaran di antara sesama objek wisata di Kabupaten Temanggung memang belum terjalin dengan kuat, objek wisata yang ada masih berjalan sendiri-sendiri.

Oleh karena itu, katanya, perlu pendampingan yang melekat kepada pelaku dan pemilik objek wisata di Temanggung, sehingga ke depan objek wisata di Kabupaten Temanggung mempunyai jejaring yang kuat dalam pemasaran.

"Meningkatkan jejaring di antara objek wisata di Temanggung menjadi komitmen pemerintah Kabupaten Temanggung, terutama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, ini untuk kemajuan wisata di Temanggung," katanya.

Menurut dia, jejaring di antara sesama objek wisata di Kabupaten Temanggung menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas, kapasitas dan tingkat kunjungan wisatawan di Kabupaten Temanggung.

Ia menyampaikan selama ini objek wisata di Temanggung sudah mulai dikenal dan dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah, pada liburan Natal 2023 dan tahun baru 2024 kurang lebih 90.000 wisatawan dari berbagai daerah berkunjung ke Temanggung.

"Dari data yang masuk kurang lebih sebanyak 90.000 wisatawan yang singgah ke Temanggung, data ini perhitungan jumlah tiket wisata di beberapa objek wisata yang ada di Temanggung, jumlah ini kemungkinan lebih karena masih ada yang belum terdata," katanya.

Ia menambahkan, dari 24 objek wisata yang sudah dikelola profesional di Kabupaten Temanggung, tiga di antaranya menjadi objek wisata unggulan dan sering dikunjungi wisatawan yakni, wisata alam Posong di Desa Tlahab Kecamatan Kledung, Pikatan Water Park di Kecamatan Temanggung dan Sigandul View di Desa Kwadungan Jurang Kecamatan Kledung.

"Dengan langkah ini ke depan jejaring diantara objek wisata di Temanggung bisa terjalin dengan kuat, sehingga tingkat kunjungan wisatawan ke Temanggung semakin meningkat," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.