Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cuaca Hari Ini, Hujan Ringan hingga Sedang Guyur Mayoritas Kota Besar

5 Selasa, 16 Jan 2024, 09:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cuaca Hari Ini, Hujan Ringan hingga Sedang Guyur Mayoritas Kota Besar Cuaca Hari Ini, Hujan Ringan hingga Sedang Guyur Mayoritas Kota Besar Doc: ANTARA
Ket. Ilustrasi - Warga menggunakan payung saat hujan di kawasan Semanggi Jakarta.

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang mendominasi kondisi cuaca di kota-kota besar Indonesia.

"Suhu udara kota-kota besar di Indonesia berkisar antara 19 hingga 35 derajat Celcius dengan kelembapan berkisar antara 55 hingga 100 persen," kata Prakirawan BMKG Clara Avila Dea dalam pernyataan di Jakarta, Selasa (16/1).

Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, cuaca berawan di Pulau Sumatera berpotensi menyelimuti langit Banda Aceh dan Padang.

Hujan ringan hingga sedang diprediksi terjadi di Tanjung Pinang, Bengkulu, Palembang, Bandar Lampung, dan Medan. Waspada hujan disertai petir yang berpotensi turun di Pekanbaru, Jambi, Pangkal Pinang.

Di Jawa, langit berawan berpotensi menyelimuti daratan Jakarta dan Yogyakarta. Sedangkan, hujan ringan hingga lebat berpotensi turun di Serang, Semarang, Bandung, dan Surabaya.

Di Kepulauan Sunda Kecil, hujan ringan diprediksi terjadi di Mataram dan Kupang. Adapun cuaca cerah berawan berpotensi terjadi di Denpasar.

Di Pulau Kalimantan, BMKG memprediksi mayoritas kota besar di sana berpotensi hujan petir, yaitu Tanjung Selor, Samarinda, dan Banjarmasin. Sedangkan, hujan ringan hingga sedang diprediksi turun di Palangka Raya dan Pontianak.

Di Pulau Sulawesi, hujan ringan hingga sedang berpotensi turun di Gorontalo, Palu, Kendari, Mamuju, dan Makassar. Adapun hujan petir hanya diprediksi terjadi di Manado.

Sementara itu untuk wilayah timur Indonesia, BMKG memprakirakan seluruh wilayah di sana berpotensi turun hujan ringan mulai dari Ternate, Ambon, Manokwari, hingga Jayapura.

Clara mengatakan ada dua bibit Siklon Tropis, yaitu 98S di Samudera Hindia sebelah barat daya Sumatera dan 99S di Baines daratan Australia bagian utara.

Bibit siklon tropis 98s berpotensi tumbuh menjadi siklon tropis dalam kategori besar dalam 48 hingga 72 jam ke depan yang memiliki dampak tidak langsung terhadap tinggi gelombang laut 2,5 hingga 4 meter di Samudra Hindia Kepulauan Mentawai hingga Lampung.

Sedangkan, bibit siklon tropis 99s berpotensi 72 jam ke depan tubuh menjadi siklon tropis dalam kategori kecil yang memiliki dampak tidak langsung terhadap tinggi gelombang laut 2,5 hingga 4 meter di Laut Banda bagian selatan perairan Kepulauan Sermata hingga Tanimbar dan Laut Arafuru.

Angin permukaan di wilayah Indonesia bagian utara umumnya didominasi angin dari arah timur laut. Kemudian, wilayah selatan Indonesia umumnya didominasi angin yang bertiup dari arah selatan hingga barat dengan kecepatan berkisar antara 10 hingga 50 kilometer per jam.

"Prakiraan tinggi gelombang laut di perairan Indonesia secara umum masih cukup kondusif, yaitu berkisar antara 1,25 hingga 2,5 meter," kata Clara.

"Waspadai gelombang dengan ketinggian 2,5 hingga 4 meter di wilayah Laut Natuna Utara, Samudra Hindia barat daya Sumatera, Laut Arafuru, Samudera Pasifik utara Papua," pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
Advertisement
Dishub: Pemerintah Siapkan Tiga Pelabuhan Alternatif untuk Antisipasi Kepadatan Nataru 2026-2027

Dishub: Pemerintah Siapkan Tiga Pelabuhan Alternatif untuk Antisipasi Kepadatan Nataru 2026-2027

05 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.