Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gerak Cepat, KPU Sumsel Lakukan Pemetaan Lokasi TPS Rawan Banjir

📅 Senin, 15 Jan 2024, 00:39 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, KPU Sumsel Lakukan Pemetaan Lokasi TPS Rawan Banjir Doc: ANTARA/Ahmad Rafli Baiduri
Ket. Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Selatan.

Palembang - Gerak cepat, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Selatan(Sumsel) melakukan pemetaan lokasi-lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) di wilayah itu yang rawan banjir.

Komisioner KPU Sumsel Divisi Teknis Penyelenggara Handoko, Minggu, di Palembang, mengatakan pihaknya sedang memetakan lokasi-lokasi TPS yang rawan banjir, seperti di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Banyuasin, Musi Banyuasin, Ogan Komering Ilir, Ogan ilir, Muara Enim, dan Musi Rawas.

Ia menjelaskan saat ini daerah Muratara mengalami banjir dan pihaknya sedang mengecek lokasi-lokasi pendirian TPS yang telah ditetapkan sebelumnya apakah terdampak banjir atau tidak.

"Pokoknya daerah-daerah yang rawan itu akan dilakukan pemetaan sebagai contoh seperti di Muratara yang sedang banjir akan dicek lokasinya dimana saja yang terdampak banjir, dan terus dipantau sampai tanggal 14 Februari 2024, apabila tidak ada perkembangan lebih lanjut, tidak ada banjir lagi berarti akan didirikan TPS sesuai dengan direncanakan," jelasnya.

Ia mengatakan pendirian TPS dilaksanakan satu hari sebelum hari pencoblosan berlangsung. Akan tetapi, apabila daerah-daerah itu mengalami banjir, maka pihaknya akan memastikan lokasi yang akan digunakan berada di dataran tinggi agar pemungutan suara tetap berlangsung.

"Tapi insya Allah yang tinggal di dataran tinggi tidak ada masalah. Kecuali kalau memang keadaan darurat seperti bencana alam, itu bisa saja ditunda pemilihannya," kata Handoko.

Sebelumnya, KPU Sumsel telah menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pemilu 2024 sebanyak 6.326.348 pemilih, dengan rincian sebanyak 3.134.056 pemilih perempuan dan 3.192.292 pemilih laki-laki yang tersebar di 25.985 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di 3.249 kelurahan atau desa tersebar di 241 kecamatan se-Sumsel.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

32 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

42 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

51 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.