Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Minat Investasi Generasi Muda Perlu Dipacu

📅 Sabtu, 13 Jan 2024, 07:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Minat Investasi Generasi Muda Perlu Dipacu Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Pemerintah perlu mendorong generasi Z dan milenial berinvestasi di pasar modal guna mempersiapkan masa pensiun mereka. Pasar modal, termasuk pasar modal syariah, dinilai memberikan keuntungan yang lebih banyak dalam persiapan generasi muda soal dana pensiun mereka.

"Pasar modal perlu didorong oleh pemerintah untuk mempersiapkan anak-anak muda memiliki dana pensiun," kata Kepala Program Ekonomi Syariah Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Fauziah Rizki Yuniarti dalam Diskusi Catatan Awal Tahun: Visi Capres dan Evaluasi Ekonomi Syariah di Indonesia yang dipantau secara daring di Jakarta, Jumat (12/1).

Menurut dia, produk keuangan konvensional di perbankan, seperti deposito, belum memadai untuk memenuhi kebutuhan masa pensiun mereka. Pasalnya, return pada produk tersebut kerap terpengaruh oleh inflasi maupun tingkat suku bunga Bank Indonesia (BI) atau BI-rate.

"Kalau taruh di pasar modal, itu salah satu cara investasi terbaik untuk pensiun, karena return-nya tinggi," ujar dia.

Fauziah mengamini investasi di pasar modal bersifat high risk high return. Kendati begitu, dia menilai berinvestasi di pasar modal masih menjadi pilihan yang lebih baik selama risikonya terukur dan terkelola.

"Mungkin kalau umur 40-60 tahun sudah telat untuk masuk pasar modal sekarang, karena investasi di pasar modal itu sifatnya jangka panjang. Tapi, kalau untuk gen Z dan milenial, kita perlu dorong untuk masuk ke pasar modal," tutur dia.

Dorong "Endorse"

Di samping itu, Fauziah juga menyarankan pemerintah untuk mendorong endorse pasar modal syariah oleh generasi Z dan milenial. Sebab, kedua generasi tersebut yang banyak menggunakan produk-produk sukuk yang diterbitkan oleh pemerintah.

Dia berharap pemerintah, termasuk pada masa kepimpinan calon presiden mendatang, bisa memberikan perhatian lebih untuk mendorong pasar modal, baik pasar modal secara umum maupun syariah.

Seperti diketahui, Data PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan jumlah investor pasar modal Indonesia tembus 12,16 juta orang pada 2023. Angka ini naik 18 persen atau 1,85 juta orang dari 2022 yang sebesar 10,31 juta investor. Bahkan, capaian 2023 meningkat 11 kali sejak 2017. Adapun investor aktif tahunannya mencapai 1,43 juta orang pada 2023.

Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) OJK pada 2022 menunjukkan tingkat literasi keuangan pasar modal Indonesia hanya sebesar 4 persen, sementar tingkat penetrasi produk pasar modal Indonesia atau inklusi baru mencapai 5,19 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.