Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wilayah Banten Diminta Waspada Bencana

📅 Rabu, 10 Jan 2024, 04:00 WIB | Oleh:
Wilayah Banten Diminta Waspada Bencana Doc: ANTAR/AAzmi
Ket. Pj Gubernur Banten Al Muktabar.

TANGERANG - Kabupaten dan kota Banten diminta segera melakukan mitigasi kebencanaan saat musim hujan yang sudah mulai turun di beberapa daerah pada awal tahun 2024 ini. "Kita tidak mengharapkan bencana. Tapi bila terjadi sudah harus siap dengan memitigasi risiko," kata Penjabat Gubernur Banten, Al Muktabar, di Tangerang, Selasa.

Al menyebutkan, pentingnya mitigasi secara dini oleh pemerintah daerah (pemda) empat kota dan kabupaten Provinsi Banten karena sering mengalami banjir. Tiap-tiap pemda harus mempersiapkan dan mengecek seluruh sumber daya yang sewaktu-waktu bisa dikerahkan untuk menangani darurat bencana.

"Kita akan menetapkan kedaruratan bersama secara nasional, provinsi, dan kabupaten/kota," katanya. Al juga mengungkapkan, dalam upaya mengatasi kebencanaan, akan berkoordinasi dengan lembaga-lembaga lain secara nasional maupun daerah.

"Ada banyak projek strategis nasional yang mendorong atau menyelesaikan secara spesifik. Kita menyisir bagian-bagian yang menjadi kewenangan kabupaten/kota," katanya. Al Muktabar juga minta seluruh kepala daerah untuk mengimbau dan meneruskan beberapa pesan kewaspadaan kepada masyarakat di wilayah masing-masing.

Cuaca Ekstrem

Hal senada disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto. Dia mengimbau masyarakat untuk mewaspadai cuaca ekstrem yang belakangan banyak terjadi di Kabupaten Bogor.

"Maka dari itu, saya mengimbau masyarakat untuk waspada, terutama yang tinggal dekat aliran sungai. Upaya mitigasi ditingkatkan untuk menghindari korban," jelas Rudy.

Dia juga minta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor untuk selalu siaga membantu masyarakat terdampak bencana. Karena dalam beberapa hari terakhir, bencana alam tanah longsor, angin kencang, hingga banjir, kerap terjadi di beberapa wilayah Kabupaten Bogor. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Citeko, kata dia, bahkan memperkirakan cuaca ekstrem di Bogor masih akan terjadi hingga sepekan ke depan.

Menurut dia, masyarakat dapat berkoordinasi dan berkomunikasi dengan aparatur terkait kebencanaan. Ini bisa dilakukan lewat kelurahan, desa, maupun kecamatan, sehingga upaya mitigasi dapat dilakukan sedini mungkin.

"Masyarakat agar siap menghadapi cuaca ekstrem dan terselamatkan dengan adanya evakuasi yang cepat," kata Rudy. BMKG Citeko di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, memprediksi dalam sepekan ke depan wilayah Bogor dan sekitarnya akan terus diguyur hujan tinggi.

Hal itu dilihat dari dinamika atmosfer yang dipantau melalui alat yang dimiliki Stasiun Meteorologi Citeko maupun Stasiun Klimatologi Jawa Barat. "Jadi untuk sepekan ke depan perlu diwaspadai potensi hujan intensitas ringan hingga lebat," kata Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Citeko, Fatuhri Syabani.

Menurutnya, akibat curah hujan tinggi tersebut tidak menutup kemungkinan memicu beberapa bencana alam seperti longsor dan banjir, terutama di daerah yang memiliki topografi perbukitan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

59 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.