Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiongkok Anggap Kontrol Ekspor Semikonduktor Oleh AS Sebagai Penindasan

📅 Selasa, 09 Jan 2024, 00:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiongkok Anggap Kontrol Ekspor Semikonduktor Oleh AS Sebagai Penindasan Doc: ANTARA/Desca Lidya Natalia
Ket. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Mao Ning saat menyampaikan keterangan kepada media di Beijing, Tiongkok pada Senin (8/1/2024).

Beijing - Tiongkok menilai kontrol ekspor produk semikonduktor berupa cip dari Amerika Serikat ke Tiongkok adalah penindasan ekonomi.

"AS telah memperketat kontrol atas ekspor cip ke Tiongkok dan sengaja menargetkan industri semikonduktor Tiongkok atas nama keamanan nasional. Ini adalah penindasan ekonomi yang nyata," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Mao Ning
di Beijing pada Senin.

Semikonduktor menjadi sangat dibutuhkan dalam pengembangan industri berbasis teknologi.

Pada Agustus 2022, pemerintah Amerika Serikat memberlakukan kebijakan CHIPS and Science Act yaitu pengucuran 52,7 miliar dolar AS untuk pembangunan pabrik, insentif, biaya riset dan pengembangan teknologi demi menekan biaya produksi cip di dalam negeri, menciptakan lapangan pekerjaan, dan membangun rantai pasok secara mandiri di AS.

"Kontrol ekspor semikonduktor AS terhadap Tiongkok merupakan praktik diskriminatif yang melanggar prinsip 'most-favored-nation' yang diatur dalam Pasal 1 General Agreement on Tariffs and Trade (GATT)," kata Mao.

Memasukkan perusahaan peralatan telekomunikasi Tiongkok pada daftar hitam dan melarang peralatan telekomunikasi buatannya memasuki pasar AS atas nama melindungi keamanan siber adalah pelanggaran terhadap prinsip pembatasan kuantitatif yang diatur dalam Pasal 11 GATT, kata Mao.

Mao menilai AS menggunakan keamanan nasional sebagai alasan untuk membatasi ekspor cip ke Tiongkok, namun tindakan yang dilakukan jelas tidak termasuk keamanan nasional.

"Nvidia RTX 4090 adalah kartu grafis biasa untuk penggemar video game. Namun perusahaan tersebut terpaksa menarik produknya dari pasar Tiongkok karena kontrol ekspor AS," kata Mao.

Mao menilai AS mengincar industri cip Tiongkok bukan karena alasan keamanan nasional.

"Ini adalah intimidasi sepihak tanpa prinsip atau dasar yang melanggar hak negara-negara berkembang untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik bagi rakyatnya," tambah Mao.

Dia menganggap AS merusak suasana kerja sama internasional dan memicu konfrontasi.

"Tindakan egois ini pasti akan menjadi bumerang," kata Mao.

Rantai produksi semikonduktor meliputi beberapa negara produsen karena masing-masing negara memiliki spesialisasi peran. Misal, AS berperan sebagai membuat mesin-mesin untuk memproduksi cip, membuat perangkat lunak dan mendesain cip.

Jepang memegang peran industri pengolahan bahan baku, yaitu silikon maupun industri kimia untuk produksi cip. Selanjutnya Belanda, Taiwan dan Korea Selatan fokus pada pembuatan cip menjadi produk akhir agar siap dilekatkan pada perangkat elektronik.

Tiongkok lebih memosisikan diri sebagai pasar dan perakit terbesar cip untuk disalurkan ke seluruh dunia sekaligus memenuhi berbagai kebutuhan dalam negeri.

AS mengajak Belanda dan Jepang untuk menghambat akselerasi teknologi nano di Tiongkok dengan mengajak menghentikan ekspor komoditas yang berkaitan dengan semikonduktor ke Tiongkok.

Taiwan juga ikut diajak AS karena menjadi salah satu lokasi kunci rantai pasok cip global dengan 92 persen semikonduktor ukuran kurang dari 10 nanometer diproduksi di Taiwan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Ekonomi
Sompo Indonesia selenggarak...
Luar Negeri
Dua Kapal Tanker Minyak Dis...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.