Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mampukah Bangkit di Malaysia Open

📅 Selasa, 09 Jan 2024, 07:04 WIB | Oleh:
Mampukah Bangkit di Malaysia Open Doc: Foto: PBSI
Ket. Rionny Mainaky

JAKARTA - Pebulu tangkis Indonesia tahun lalu banyak mengalami kegagalan. Maka, Pengurus Besar Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) mencanangkan Malaysia Open 2024 sebagai momentum kebangkitan bulu tangkis Indonesia tahun 2024.

Pertanyaannya, mampukah? Sebab kadang hanya suara pengurus yang "bangkit." Semangat itu sering kali tidak tampak di lapangan. Para pemain tetap tidak ada perbaikan: banyak salah atau mati sendiri.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Rionny Mainaky, menilai seluruh pebulu tangkis Indonesia dalam persiapan matang menjelang tampil di Malaysia Open 2024.

Apalagi wakil-wakil Indonesia langsung mendapat lawan-lawan kuat sejak babak pertama turnamen yang dimulai Selasa (9/1). Hal ini didapat dari hasil undian yang menempatkan sejumlah wakil Indonesia yang sudah bertemu musuh bebuyutan mereka.

Ganda putra Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri langsung berjumpa pasangan India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty. Meski sudah mendapatkan lawan sulit sejak babak awal, Rionny Mainaky menilai seluruh pemain dalam kondisi siap. "Persiapan baik dan bagus. Tinggal bagaimana nanti permainan di lapangan,"ujar Rionny Mainaky dalam keterangan tertulis yang diterima Senin (8/1).

Rionny minta anak asuhnya tidak terlalu menjadi beban meski mendapat lawan berat sejak babak pertama. Khususnya untuk pasangan Fajar Alfian dan Rian Ardianto. Mereka tidak perlu terbebani dengan status juara bertahan di Malaysia Open.

"Saya minta anak-anak tidak terlalu terbebani terutama untuk Fajar/Rian yang statusnya juara bertahan," ujar Rionny. Dia justru ingin para pemain bisa menjadikan Malaysia Open 2024 sebagai modal awal menghadapi sejumlah turnamen lain tahun 2024. "Ini momentum untuk meraih start bagus di awal tahun," sambungnya.

Untuk mendapat hasil terbaik, Rionny memang sudah memberikan latihan khusus dengan penambahan porsi latihan fisik serta mengamati video permainan lawan. "Saya menitikberatkan penambahan latihan fisik dan strategi di lapangan," ujarnya.

Dia juga minta untuk melihat video analisis pertandingan baik milik sendiri maupun lawan-lawan. Mereka harus pelajari. ben/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.