Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Jember Sebut Sejumlah Bangunan dan Mobil Rusak Akibat Angin Kencang

📅 Selasa, 09 Jan 2024, 00:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPBD Jember Sebut Sejumlah Bangunan dan Mobil Rusak Akibat Angin Kencang Doc: ANTARA/HO-BPBD Jember
Ket. Sebuah rumah rusak akibat angin kencang yang terjadi di Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Senin (8/1/2024) petang.

Jember - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jember menyebutkan bahwa sejumlah bangunan dan mobil mengalami kerusakan karena tertimpa pohon tumbang yang disebabkan oleh angin kencang yang menerjang di tiga kecamatan di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Senin petang.

"Ada 11 titik lokasi yang terdampak bencana angin kencang tersebar di Kecamatan Sumbersari, Kaliwates, dan Silo," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jember Penta Satria di kabupaten setempat.

Angin kencang itu terjadi di Kecamatan Sumbersari yang berada di beberapa kelurahan yakni Kelurahan Tegal Gede, Sumbersari, Karangrejo, Antirogo, kemudian di Kecamatan Kaliwates terjadi di depan GOR PKPSO,

Menurutnya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang menyebabkan puluhan pohon tumbang hingga menimpa rumah, tempat usaha dan kendaraan, serta tiang listrik.

"Tidak ada korban jiwa dalam terjadinya bencana angin kencang tersebut, namun beberapa bangunan mengalami kerusakan. Kami sudah melakukan pendataan dampak angin kencang itu," katanya.

Ia menjelaskan empat mobil yang berada di dalam Kampus Universitas Jember juga tertimpa pohon tumbang, sehingga tim sukarelawan BPBD Jember melakukan gerak cepat untuk mengatasi bencana tersebut setelah mendapat informasi.

"Dampak angin kencang tersebut menyebabkan tiga rumah dan lima tempat usaha mengalami kerusakan, kemudian lima mobil dan sepeda motor rusak, dua tiang listrik patah dan 34 pohon tumbang yang tersebar di belasan titik." tuturnya.

Berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, puncak musim hujan terjadi pada Januari hingga Februari, bahkan sudah ada peringatan dini dari BMKG terkait dengan cuaca ekstrem pada 4 Januari hingga 10 Januari 2024.

"Kami mengimbau masyarakat Jember untuk berhati-hati dan waspada ketika hujan disertai angin terjadi. Untuk mencegah dampak yang terjadi akibat cuaca ekstrem, kurangi aktivitas di luar rumah jika sudah ada tanda-tanda mau hujan," harapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Luar Negeri
Tuntut Kenaikan Gaji, Puluh...
Luar Negeri
Remaja 19 Tahun AS Ditangka...
Nasional
Kemenhub Perkuat Kompetensi...
Megapolitan
Kasus DBD Jakarta Selatan T...
Luar Negeri
Aksi Jual Pasar Teknologi M...

Wabah Ebola di Kongo Telah Tewaskan 4.381 Jiwa

35 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola di Kongo Telah ...
Advertisement
Penumpang LRT Sumsel Diimbau Kenakan Masker

Penumpang LRT Sumsel Diimbau Kenakan Masker

15 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.