Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perbaiki Jembatan Ambruk, BPBD Cianjur Berkoordinasi dengan Dinas

📅 Senin, 08 Jan 2024, 20:38 WIB | Oleh:
Perbaiki Jembatan Ambruk, BPBD Cianjur Berkoordinasi dengan Dinas Doc: ANTARA/Ahmad Fikri
Ket. Jembatan Gembreng di Desa Babakankaret, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, ambruk akibat tergerus longsor, Senin (8/1).

CIANJUR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat (Jabar), berkoordinasi dengan dinas terkait di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur, untuk memperbaiki jembatan yang ambruk di Desa Babakankaret, Kecamatan Cianjur, akibat tergerus longsor pada Senin.

Kepala Pelaksana BPBD Cianjur Asep Sukma Wijaya saat dihubungi, Senin, mengatakan Jembatan Gembreng yang ambruk merupakan akses penghubung utama antar-desa di Kecamatan Cianjur dan merupakan akses tercepat menuju Kantor KPU Cianjur yang padat dilalui kendaraan setiap hari.

"Fondasi jembatan tergerus longsor membuat landasan jembatan ambruk, sehingga tidak dapat dilalui kendaraan dari kedua arah. Untuk mengantisipasi hal tidak diinginkan kami sudah melakukan penutupan sementara," katanya.

Asep menjelaskan pihaknya sudah berkoordinasi dengan dinas terkait, dalam hal ini Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Cianjur, untuk segera memperbaiki jembatan yang ambruk agar aktivitas warga kembali normal.

"Ini merupakan akses vital setelah Kantor KPU Cianjur pindah ke kawasan tersebut, sehingga perbaikan akan segera dilakukan agar aktivitas dapat kembali normal, terutama menjelang pemilu," katanya.

Berdasarkan informasi warga sekitar, jembatan ambruk akibat fondasi tergerus longsor ketika hujan turun deras turun dalam beberapa hari terakhir. Sebelumnya fondasi jembatan sepanjang 12 meter dengan lebar enam meter itu sempat tergerus longsor, namun tidak menyebabkan kerusakan.

Senin pagi landasan jembatan ambruk karena pondasi di bawah jembatan kembali tergerus longsor akibat hujan turun deras sejak Minggu petang hingga Senin dini hari, akibatnya jembatan yang menjadi akses utama penghubung antar-desa dan kantor KPU Cianjur tidak dapat dilalui.

"Sebelumnya sudah ada longsoran kecil, tapi tidak berdampak terhadap landasan jembatan dari besi plat, namun Senin pagi landasan ambruk, sehingga tidak dapat dilalui kendaraan roda dua atau roda empat," kata Dadang(38), warga sekitar.

Dia menjelaskan beberapa hari sebelumnya sempat dibangun jembatan sementara di atasnya dengan landasan dari besi plat, namun fondasi utamanya tergerus longsor membuat jembatan ambruk dan tertahan akar pohon sehingga tidak sampai jatuh ke dasar sungai.

"Jembatan ini merupakan akses utama warga dari sejumlah desa di Kecamatan Cianjur dan Kecamatan Karangtengah. Terlebih setelah Kantor KPU Cianjur pindah ke kawasan ini banyak kendaraan yang melintas setiap hari," kata Dadang.

Ketua KPU Cianjur Muchamad Ridwanmengatakan akibat ambruknya jembatan tersebut membuat aktivitas ke Kantor KPU Cianjur atau sebaliknya sementara dialihkan ke jalur alternatif Panembong dan wisata The John yang membutuhkan waktu cukup lama.

"Kami berharap segera diperbaiki karena jembatan ambruk akibat bencana alam, terlebih jembatan tersebut merupakan akses tercepat menuju Kantor KPU Cianjur dari pusat Kota Cianjur. Terlebih menjelang Pemilu 2024 mobilitas kendaraan cukup tinggi," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.