Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD OKU Selatan Ingatkan Warga Waspada Bencana Alam di Musim Hujan

📅 Senin, 08 Jan 2024, 20:26 WIB | Oleh:
BPBD OKU Selatan Ingatkan Warga Waspada Bencana Alam di Musim Hujan Doc: ANTARA/Edo Purmana
Ket. BPBD OKU Selatan memasang garis polisi di jalan longsor.

MUARADUA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatra Selatan (Sumsel), mengingatkan masyarakat di daerah itu untuk mewaspadai potensi bencana alam saat musim hujan agar tidak menimbulkan korban jiwa.

Kepala BPBD OKU Selatan Koni Romli di Muaradua, Senin, mengatakanintensitas curah hujan tinggi yang terjadi di daerah itu sejak beberapa pekan terakhir dikhawatirkan menimbulkan bencana alam.

Apalagi, kata dia, Kabupaten OKU Selatan termasuk daerah yang rentan terjadi bencana alam, seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang, selama musim penghujan.

"Sejauh ini terdapat sembilan kecamatan di OKU Selatan dipetakan sebagai daerah rawan banjir dan tanah longsor," jelasnya.

Dia menjelaskan sembilan kecamatan itu meliputi Banding Agung, Warkuk Ranau Selatan, Mekakau Ilir, dan Buay Pematang Ribu Ranau Tengah (BPRRT), Muaradua Kisam, Kisam Tinggi, Kisam Ilir, dan sebagian wilayah Pulau Beringin meliputi Sindang Danau serta Kecamatan Sungai Are.

Daerah-daerah tersebut dipetakan rawan banjir dan tanah longsor saat musim hujan karena berada di dataran rendah dan dekat dengan Daerah Aliran Sungai (DAS).

Terkait hal itu, KoniRomli meminta kepada masyarakat, khususnya yang bermukim di daerah rawan bencana, untuk meningkatkan kewaspadaan agar banjir dan tanah longsor tidak menimbulkan korban jiwa.

Sebagai upaya penanggulangan, pihaknya telah menginstruksikan relawan di setiap kecamatan di OKU Selatan agar siaga selama 24 jam mengingat saat ini memasuki puncak musim hujan.

Selain itu pihaknya juga sudah mendirikan posko di seluruh kecamatan agar bencana alam dapat ditanggulangi sedini mungkin.

"Termasuk peralatan penanggulangan bencana, seperti perahu karet dan lainnya, sudah disiapkan sebagai upaya penanggulangan sedini mungkin agar tidak menimbulkan korban jiwa," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.