Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

2024, Hyundai Fokus pada Kendaraan Listrik

📅 Kamis, 04 Jan 2024, 20:20 WIB | Oleh:
2024, Hyundai Fokus pada Kendaraan Listrik Doc: istimewa
Ket. Executive Chair Hyundai Motor Group Euisun Chung dalam Perayaan Tahun Baru di Kia AutoLand Gwangmyeong, Korea Selatan, Rabu (3/1).

JAKARTA - Hyundai Motor Group memberi sambutan perdana di tahun baru 2024 pada Rabu (3/1) di Kia AutoLand Gwangmyeong, pabrik khusus kendaraan listrik (EV) pertama di Korea Selatan. Di sini perusahaan menjelaskan fokus-fokus utama Hyundai dalam setahun ke depan.

Mengusung tema 'Together, a Valuable Start,' Executive Chair Hyundai Motor Group, Euisun Chung, bersama pimpinan lainnya berbagi pesan di tahun baru dan visi masa depan Hyundai. Dalam pesannya, Chung mengatakan, misi Hyudai tahun ini berpusat pada konsistensi dan keberlanjutan dengan terus memperkuat berbagai kapabilitas yang akan memungkinkan untuk mengatasi tantangan dan mencapai kemajuan yang berkelanjutan.

"Perubahan yang konsisten dan pertumbuhan yang berkelanjutan adalah kata kunci dari keberhasilan Hyundai dalam menghadapi meningkatnya persaingan dan ketidakpastian global," katanya melalui siaran pers yang diterima Kamis (4/1).

Fokus mengarungi 2024 dan tahun-tahun berikutnya, Hyundai akan menunjukkan rangkaian inovasi di bidang elektrifikasi. Hal ini akan dimulai di AutoLand Gwangmyeong, pabrik khusus mobil listrik pertama milik Hyundai, dan kemudian diperluas ke Ulsan, Amerika Serikat, dan lebih banyak wilayah lagi.

Hyundai Motor Group akan menyelesaikan pembangunan kembali Kia AutoLand Gwangmyeong EV Plant pada Kuartal II tahun ini, yang nantinya akan memproduksi EV3, sebuah compact EV, untuk pasar domestik dan internasional. Selanjutnya, Hyundai Motor Group Metaplant America (HMGMA), Kia AutoLand Hwaseong EV Plant, dan Hyundai Motor Ulsan EV Plant.

"Pabrik-pabrik tersebut akan mulai beroperasi secara bertahap untuk memperkenalkan EV inovatif ke pasar global-sejalan dengan strategi Hyundai secara keseluruhan untuk masuk ke tiga produsen EV global teratas pada 2030," katanya.

Mengacu pada kemampuan Hyundai dalam mengatasi berbagai krisis, Chung menekankan pentingnya karakter yang sehat bagi perusahaan. Kelemahan akan membuat tersandung, tetapi kekuatan memungkinkan untuk menjaga keseimbangan, mencapai keberhasilan di tengah kemustahilan, dan jadi lebih kuat.

"Perusahaan pun harus melakukan hal serupa dengan melakukan upaya berkelanjutan untuk memperkuat diri," ujarnya. hay

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.