Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wali Kota Semarang Sebut Peningkatan SDM Jadi PR pada 2024

📅 Rabu, 03 Jan 2024, 00:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wali Kota Semarang Sebut Peningkatan SDM Jadi PR pada 2024 Doc: ANTARA/Zuhdiar Laeis
Ket. Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu.

Semarang - Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mengakui bahwa peningkatan sumber daya manusia (SDM), baik kualitas maupun kuantitas menjadi pekerjaan rumah (PR) yang harus dikerjakan pada 2024.

"Bagi kami, Pemkot Semarang, PR pada 2024 itu SDM. Di samping infrastruktur, itu pasti ada, kemudian pendidikan dan kesehatan," katanya di Semarang, Senin.

Menurut dia, kuantitas SDM di jajaran Pemkot Semarang dari tahun ke tahun semakin berkurang dengan adanya pegawai negeri sipil (PNS) yang pensiun, sedangkan rekrutmen tidak diselenggarakan setiap tahun.

Meskipun ada SDM baru, kata dia, kompetensinya tentu tidak bisa disamakan dengan mereka yang sudah lama berkecimpung di bidang pekerjaannya sehingga perlu dilakukan peningkatan kompetensi.

"Orang-orang dengan kompetensi yang sudah ada semakin berkurang, sementara orang baru kan enggak bisa segera menggantikan mereka yang sudah kompeten," kata Ita, sapaan akrab Hevearita.

Apalagi, kata dia, saat ini perekrutan SDM baru kebanyakan untuk jalur Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dengan kompetensi yang terbatas, seperti kesehatan dan pendidikan.

"(Rekrutmen) CPNS setahun sekali, dulu malah sempet enggak ada. Sekarang yang banyak PPPK, dan lebih banyak tenaga kesehatan dan pendidikan," kata Wali Kota Semarang perempuan pertama itu.

Di sisi lain, kata dia, Pemkot Semarang banyak membutuhkan tenaga teknis, misalnya ahli lansekap, arsitek, hingga ahli pembangunan jalan dan jembatan untuk pembangunan infrastruktur.

Karena itu, diakuinya, butuh strategi dan perencanaan matang yang akan dikoordinasikan dengan Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Semarang untuk mengatasi potensi kekurangan SDM.

"Ini kan (pejabat) eselon 2 dan 3 banyak yang sudah pensiun. Semakin lama SDM kan semakin berkurang. Makanya, harus ada manajemen, seperti apa perencanaannya," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.