Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ubah Lirik, Green Day Kecam Donald Trump dalam Pertunjukan Malam Tahun Baru

📅 Selasa, 02 Jan 2024, 19:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ubah Lirik, Green Day Kecam Donald Trump dalam Pertunjukan Malam Tahun Baru Doc:  ANTARA/Instagram/@greenday
Ket. Green Day

Kelompok musik rock asal California Amerika Serikat (AS) Green Day sengaja mengubah salah satu bagian pada lirik lagu milik mereka yaitu American Idiot ketika tampil dalam sebuah program televisi pada malam perayaan pergantian tahun.

Pada penampilan di set panggung Dick Clark's New Year's Rockin' Eve malam itu, sang vokalis band yaitu Billie Joe Armstrong mengganti bagian verse kedua yang seharusnya berbunyi "I'm not a part of a redneck agenda" menjadi "I'm not a part of the MAGA agenda".

Alhasil, basis massa pencinta Green Day langsung berbondong-bondong membagikan potongan penampilan idola mereka di acara yang dipandu oleh Ryan Seacrest itu ke media sosial seperti dikutip dari The Guardian, Selasa (2/1).

MAGA adalah akronim dari Make America Great Agenda yang merupakan slogan dan gerakan politik yang dipopulerkan oleh Donald Trump pada musim kampanye pemilihan presiden AS tahun 2016 yang berkembang menjadi sebuah produk budaya populer. MAGA juga menjadi atribusi bagi basis kekuatan politik dan massa pendukung Trump.

Ini bukan kali pertama kelompok musik tersebut menargetkan Trump sebagai sasaran pandangan politik mereka. Sebelumnya, Green Day sempat mencemooh mantan Presiden AS tersebut pada acara American Music Awards tahun 2016. Mereka juga menanggapi dakwaan Trump pada bulan Agustus melalui kreasi pernak-pernik band edisi terbatas yang menampilkan foto sang mantan presiden.

Kecaman musikal Green Day terhadap Trump itu juga terkait isu komite DPR AS yang tengah menyelidiki mantan presiden AS tersebut dalam upaya membalikkan kekalahan pada pemilu tahun 2020 dan serangan ke Capitol pada 6 Januari 2021 yang digagas oleh para pendukungnya.

Banyak kritikus juga telah memberikan sinyal mengenai kemungkinan pemerintahan Trump kedua yang bisa jadi jauh lebih buruk dari sebelumnya. Trump juga menghadapi kritik karena menggunakan bahasa yang menghasut, misalnya menyebut lawan sayap kirinya sebagai "hama", mirip dengan retorika milik Adolf Hitler.

Lagu American Idiot awalnya dirilis untuk mengkritik mantan Presiden AS George Bush pada tahun 2004. Green Day sendiri akan merilis album baru yang digambarkan sebagai semacam pintu masuk menuju isi kepala band tersebut pada akhir bulan ini. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Yunani Diguncang Demo Besar...
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
Luar Negeri
Ribuan Warga RD Kongo Melar...
Luar Negeri
Kanada Perkuat Industri Str...
Luar Negeri
Efek El Nino, Banjir Bandan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.