Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Tetapkan Status Waspada Bencana Hidrometeorologi di Majalengka

📅 Selasa, 02 Jan 2024, 02:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Tetapkan Status Waspada Bencana Hidrometeorologi di Majalengka Doc: ANTARA/Fathnur Rohman
Ket. Suasana di kawasan Terasering Panyaweuyan yang menjadi salah satu destinasi favorit di Majalengka, Jawa Barat.

Majalengka - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka, Jawa Barat, menetapkan status waspada bencana hidrometeorologi sejak 31 Desember 2023 hingga 6 Januari 2024 sebagai langkah antisipasi dan mitigasi untuk meminimalisir risiko kebencanaan.

Penjabat (Pj) Bupati Majalengka Dedi Supandi di Majalengka, Senin, mengatakan berdasarkan hasil pemetaan beberapa kawasan di daerahnya masuk kategori zona bahaya dengan tingkatan merah untuk bencana hidrometeorologi.

"Dari pemerintah pusat kita dapat imbauan akan terjadi hujan lebat dan kalau tidak diantisipasi bisa menimbulkan beberapa bahaya seperti pohon tumbang, termasuk longsor dan angin kencang," kata Dedi.

Untuk kawasan zona merah, kata Dedi, terletak pada wilayah selatan Kabupaten Majalengka. Sedangkan zona bahaya lainnya berada di beberapa titik.

Dia meminta kepada seluruh warga di daerahnya untuk mewaspadai dan sebaiknya menghindari zona merah tersebut.

"Untuk zona hujan lebat dan bahaya longsor itu rata-rata di wilayah Majalengka selatan. Kalau untuk angin kencang, Majalengka kota juga termasuk," ujarnya.

Lebih lanjut, Dedi menjelaskan pihaknya memprediksi beberapa peristiwa longsor, banjir hingga angin kencang bisa menerjang sebagian wilayah di Majalengka.

Namun, pihaknya sudah menerapkan beberapa antisipasi untuk mencegah dan mengurangi dampak dari peristiwa tersebut.

"Misalnya, kami minta wisatawan melakukan mitigasi. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir terjadinya hal yang tidak diinginkan," ujarnya.

Selain itu, Pemkab Majalengka juga mengimbau wisatawan mewaspadai beberapa titik-titik, kemudian melakukan mitigasi untuk deteksi dini saat berwisata di Majalengka. "Jangan sampai mendekati wilayah-wilayah yang mendekati zona hidrometeorologi," tuturnya.

Dia menambahkan sejauh ini Pemkab Majalengka belum berencana menutup tempat wisata selama penetapan status siaga hidrometeorologi ini.

Walaupun demikian, pihaknya tetap mengingatkan seluruh pihak untuk selalu waspada terkait potensi bencana hidrometeorologi.

"Kalau penutupan (tempat camping), tidak, belum penutupan. Kamisudah sampaikan peringatan (kepada wisatawan)," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.