Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pelari Kenya Pecahkan Rekor Dunia

📅 Selasa, 02 Jan 2024, 06:46 WIB | Oleh:
Pelari Kenya Pecahkan Rekor Dunia Doc: afp/GREG BAKER
Ket. Beatrice Chebet

BARCELONA-Beatrice Chebet asal Kenya memecahkan rekor dunia lari 5 km putri di Barcelona, Senin (1/1) WIB. Catatan waktu pelari berusia 23 tahun itu, 14 menit 13 detik. Dia mempertajam rekor dunia putri sebelumnya, 14:29 yang ditorehkan oleh Senbere Teferi dari Ethiopia, September 2021.

Penampilannya juga melampaui rekor dunia putri yang dibuat dalam perlombaan campuran 14:19, yang dicetak oleh Ejegayehu Taye dari Ethiopia dalam perlombaan yang sama di Barcelona tahun 2021.

"Saya datang ke Barcelona dengan tekad untuk memperbaiki rekor dunia karena merasa mampu melakukannya," ujar Chebet. Tapi dia masih tidak percaya, benar-benar melakukannya.

Taye finis kedua di belakang Chebet dengan catatan waktu 14:21.Sementara itu, Lilian Kasait Rengeruk dari Kenya berada di urutan ketiga dengan catatan waktu 14:26. Torehan peraih tiga besar itu lebih cepat dari rekor dunia putri sebelumnya. Joy Cheptoyek dari Uganda juga berada dalam catatan itu, finis keempat dengan waktu 14:28.

Dua kilometer menjelang finis, Taye maju ke depan untuk saling menyusul dengan Chebet yang memenangkan medali emas lintas negara dunia di Bathurst dan perunggu dunia lari 5000 m di Budapest sebelum gelar dunia 5km di Riga. Mereka berdua bergantian berada di depan dalam upaya untuk memecahkan rekor.

TIga pelari mencatat waktu 11:36 saat mencapai jarak 4 km, tetapi Rengeruk tidak dapat mempertahankan kecepatan dan perlombaan menjadi pertarungan antara Chebet dan Taye. Tapi Chebetlah yang menemukan cara untuk berada di depan dalam jarak 500 m penutup untuk membuat sejarah.

Perlombaan putra dimenangkan oleh pelari Swiss Dominic Lobalu dengan catatan waktu 13:12. Dia unggul enam detik dari runner-up Mathew Kipkoech Kipruto dari Kenya. ben/AFP/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.