• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Bintang Berkomitmen untuk ...

Bintang Berkomitmen untuk Terus Mendengar Aspirasi Anak

Selasa, 02 Jan 2024, 06:55 WIB

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga, berkomitmen untuk terus mendengarkan aspirasi anak sebagai dasar penyusunan strategi penyelesaian isu anak di Indonesia.

"Seluruh anak Indonesia adalah anak kita. Oleh karena itu, pemenuhan hak dan perlindungan khusus bagi anak menjadi tanggung jawab kita bersama," ujar dia dalam keterangan di Jakarta, Minggu (31/12).

Ket. Foto: — Sumber: Kemenpppa.go.id

Sebelumnya pada 30 Desember 2023, Bintang melakukan kunjungan kerja ke Pasar Seni Kumbasari di Kota Denpasar, Provinsi Bali. Dia berdialog dengan 61 anak binaan Yayasan Lentera Anak Bali.

Paket bantuan spesifik pemenuhan hak anak berupa tas ransel, buku tulis, tempat pensil, tumbler, dan cookies berprotein tinggi disalurkan dalam dialog tersebut.

Bintang pun memberikan semangat kepada anak-anak binaan Yayasan Lentera Anak Bali untuk senantiasa mengembangkan potensi diri dan mengejar impian di masa depan. "Tidak ada istilah terlambat untuk belajar. Anak-anak semua harus belajar karena kalian semua adalah generasi penerus bangsa kita ke depan," ucap dia.

Bintang berharap anak-anak itu dapat menjadi pribadi yang bermanfaat tidak hanya bagi orang tua kalian, tetapi juga bagi bangsa dan negara. Dia juga mendorong peningkatan kompetensi dan kualitas diri bagi perempuan yang mengalami perkawinan anak melalui pelatihan keterampilan. Beberapa di antaranya saat ini sudah mendapatkan pelatihan keterampilan merias.

"Mereka tentu akan punya tanggung jawab yang lebih besar lagi bagaimana anak-anak yang dilahirkan nanti menjadi anak yang berkualitas. Kita harus melakukan assessment terkait pelatihan yang mereka inginkan dan butuhkan," kata Bintang.

Sementara itu ketua Yayasan Lentera Anak Bali, Sri Wahyuni, menjelaskan bahwa yayasannya itu didirikan pada tahun 2011 dengan komitmen untuk meningkatkan pendidikan bagi anak-anak buruh suwun di Pasar Badung, Bali.

Dia mengungkapkan banyak di antara anak-anak tersebut yang tidak mendapatkan pendidikan formal karena ikut orang tuanya bekerja. Sebanyak 90 persen anak-anak binaan Yayasan Lentera Anak Bali berasal dari Kabupaten Karangasem, sedangkan sisanya dari Kabupaten Klungkung. Ant/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.