Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kim Jong Un Sebut Semenanjung Korea Makin Dekat dengan Konflik Bersenjata

📅 Senin, 01 Jan 2024, 12:00 WIB | Oleh:
Kim Jong Un Sebut Semenanjung Korea Makin Dekat dengan Konflik Bersenjata Doc: XYZ/KCNA
Ket. Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un menghadiri rapat pleno ke-9 Komite Sentral kedelapan Partai Pekerja Korea yang berkuasa pada 30 Desember 2023, dalam foto yang dirilis Kantor Berita Pusat Korea resmi keesokan harinya. Pertemuan lima hari tersebut dimulai pada 26 Desember.

SEOUL- Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menyerukan penyempurnaan postur kesiapan militer, dengan mengatakan Semenanjung Korea "semakin dekat ke ambang konflik bersenjata" dan bentrokan bisa terjadi kapan saja, kata media pemerintah, Senin (1/1).

Kim melontarkan pernyataan tersebut dalam pertemuan dengan para komandan utama Tentara Rakyat Korea di gedung kantor Komite Sentral Partai Pekerja pada Minggu (31/12), menurut Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) yang disiarkan Yonhap.

Dalam pertemuan tersebut, Kim menganalisis secara rinci "lingkungan keamanan kritis di semenanjung Korea yang semakin mendekati ambang konflik bersenjata seiring berjalannya waktu dan sifat konfrontasi militer AS dan kekuatan musuh lainnya," kata KCNA.

"Dia mengatakan situasi ini menunjukkan urgensi untuk lebih mempertajam pedang berharga untuk menjaga keamanan dan perdamaian DPRK dan menyempurnakan postur respons militer reguler tentara," kata KCNA, mengacu pada akronim nama resmi Korea Utara.

Kim juga mengatakan konflik bersenjata dapat terjadi kapan saja adalah suatu hal yang wajar.

"Semakin dinamis kemajuan revolusi Korea, semakin besar upaya imperialis AS dan klan ROK untuk menghentikannya," katanya. Ia menekankan, "Tentara kita harus menggagalkan segala bentuk provokasi musuh tanpa gagal."

ROK adalah kependekan dari nama resmi Korea Selatan, Republik Korea.

"Jika musuh memilih melakukan konfrontasi militer dan provokasi terhadap DPRK, tentara kita harus memberikan pukulan mematikan untuk memusnahkan mereka sepenuhnya dengan memobilisasi semua cara dan potensi terberat tanpa ragu-ragu," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

37 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.