Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PELNI Antisipasi Puncak Arus Balik Libur Nataru Pada 7 Januari

📅 Jumat, 29 Des 2023, 09:15 WIB | Oleh:
PELNI Antisipasi Puncak Arus Balik Libur Nataru Pada 7 Januari Doc: istimewa

JAKARTA - PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) memperkirakan puncak perjalanan arus balik dengan kapal PELNI terjadi pada H+13 atau 7 Januari 2024. PELNI menghimbau kepada seluruh calon pengguna untuk memastikan ketersediaan tiket untuk merencakanan perjalanannya.

Kepala Kesekretariatan Perusahaan PELNI, Evan Eryanto menyebutkan, pada 7 Januari 2024, diperkirakan sebanyak 27.388 orang akan melakukan perjalanan kembali setelah berlibur natal dan tahun baru. Untuk mengantisipasi lonjakan perjalanan arus balik, Evan menyebutkan PELNI terus mengingatkan calon pengguna agar memastikan ketersediaan tiket melalui saluran penjualan tiket seperti PELNI Mobile Apps, website PELNI maupun loket tiket di seluruh jaringan kantor cabang PELNI.

"Tingginya minat pelanggan kami di masa-masa liburan natal dan tahun baru seperti sekarang, ya wajar kalau ada yang kehabisan tiket. Untuk itu selalu kami himbau untuk membeli tiket jauh-jauh hari. Situasi seperti ini biasanya dimanfaatkan oleh calo tiket, yang tentu akan kami pantau kehadiran mereka bersama aparat penegak hukum untuk ditertibkan," ujar Evan dalam keterangan tertulisnya, Kamis (28/12).

Ia menmabahkan selama liburan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 untuk periode 11 hingga 27 Desember kemarin, sebanyak 336.730 orang melakukan perjalanan dengan kapal PELNI. Puncak perjalanan sebelum natal terjadi pada H-6 atau 19 Desember sebanyak 27.941 orang. Jumlah tersebut naik 105 persen dari tahun 2022 untuk periode yang sama sebesar 319.690 orang.

Evan juga mengatakan, ruas dengan perjalanan terpadat berada di ruas Batam - Belawan dengan jumlah 17.628 orang untuk periode 11-27 Desember. Ruas padat lainnya disusul oleh Belawan - Batam (17.385); Makassar - Baubau (5.924); Jayapura - Biak (5.376); dan Baubau - Makassar (5.144).

"Kami juga mendata pelabuhan keberangkatan dengan penumpang terbanyak ada di Makassar, Ambon, Batam, Belawan dan Jayapura. Untuk mengamankan kelancaran dan keamanan selama periode Nataru ini, kami selalu berkoordinasi dengan pengelola pelabuhan maupun terminal penumpang," tutup Evan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.