Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ditjen Hubdat Pantau 11 Lintasan Penyeberangan Utama

📅 Rabu, 27 Des 2023, 15:39 WIB | Oleh:
Ditjen Hubdat Pantau 11 Lintasan Penyeberangan Utama Doc: Istimewa.
Ket. Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk, Jembrana, Bali.

JAKARTA - Meningkatnya pergerakan masyarakat pada periode libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru) sejalan dengan kenaikan produktivitas di 11 lintasan penyeberangan utama yang dipantau oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) di momen ini.

Adapun 11 lintasan tersebut antara lain: Merak-Bakauheni, Ketapang-Gilimanuk, Padangbai-Lembar, Kayangan-Pototano, Sibolga-Nias, dan Ajibata-Ambarita. Begitu juga dengan lintasan Tanjung Api Api-Tanjung Keluan, Bajoe-Kolaka, Bitung-Ternate, Hunimua-Waipirit, dan Kupang-Rote.

"Pada 25 Desember 2023 jumlah penumpang di 11 lintasan 182.002 atau meningkat 23 persen dibanding 2022 sebanyak 147.702 orang," jelas Direktur Transportasi Danau, Sungai, dan Penyeberangan Lilik Handoyo dalam keterangan tertulisnya saat melakukan peninjauan di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, Rabu (27/12).

Selanjutnya pada kendaraan roda 2 bertambah 53% dibandingkan tahun lalu. Yakni pada 2022 sebanyak 7.645 unit sedangkan tahun 2023 sejumlah 11.714 unit. Pada kendaraan roda 4 (Kendaraan Kecil) sebanyak 20.307 unit atau meningkat 22% dari tahun 2022 yang sebanyak 16.624 unit kendaraan. Bus bertambah 20% yang melakukan penyeberangan dari tahun lalu sejumlah 1.562 unit, kini 1.867 unit.

"Jumlah truk menyeberang berkurang 6% dari 2022 yang sebanyak 8.319, tahun ini hanya 7.819," kata Lilik.

Dengan demikian, total kendaraan roda 4 atau lebih bertambah 13% yakni sebanyak 29.993 sedangkan pada tahun lalu sejumlah 26.505 unit. Lilik juga menyampaikan, ada dua lintasan utama yang selalu ramai dan terjadi peningkatan dari sisi penumpang dan kendaraan yakni Lintas Merak-Bakauheni dan Ketapang-Gilimanuk.

"Kami berharap pengguna jasa tetap menjaga keselamatan dalam melakukan perjalanan dan pastikan kondisi juga dalam keadaan sehat," ujar Lilik.

Sementara pihaknya pun akan terus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan stakeholder terkait agar pelayaran kapal tetap mengutamakan keamanan dan keselamatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
PSS Sleman Gagal Melanjutka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.