Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Diterpa Skandal Uji Keselamatan, Daihatsu Melanjutkan Pengiriman Mobil ke Indonesia

📅 Rabu, 27 Des 2023, 01:53 WIB | Oleh:
Diterpa Skandal Uji Keselamatan, Daihatsu Melanjutkan Pengiriman Mobil ke Indonesia Doc: Istimewa
Ket. Kantor pusat Daihatsu di Ikeda, Prefektur Osaka

OSAKA - Daihatsu pada Jumat (22/12), mengatakan bahwa pihaknya telah melanjutkan pengiriman kendaraan di Indonesia, dua hari setelah produsen mobil Jepang tersebut menghentikan semua pengiriman domestik dan global karena sebagian besar model tidak menjalani uji keselamatan dengan benar.

"Pihak berwenang Indonesia mengonfirmasi keamanan mobil Daihatsu, serta mobil yang diproduksi oleh unit lokalnya dengan merek Toyota, dan memberi lampu hijau untuk dimulainya kembali pengiriman," kata Daihatsu, dikutip dari The Japan Times.

Kasus ini bermula dari terungkapnya manipulasi hasil tes keselamatan untuk pengajuan izin pada pertengahan tahun ini.

Tim independen membuka hasil investigasi skandal manipulasi uji keselamatan pada Daihatsu yang mengakui melakukan kecurangan pada bagian pintu untuk uji keselamatan tabrak samping pada 88 ribu unit, yang sebagian besar dijual memakai merek Toyota.

Tim independen mengatakan, berdasarkan investigasi ditemukan kejanggalan baru pada 174 item dalam 25 kategori pengujian. Jumlah model mobil yang terlibat dalam skandal ini sekarang mencapai 64, termasuk 22 model yang dijual Toyota.

Indonesia menjadi negara pertama yang membersihkan Daihatsu dari skandal uji keselamatan. Unit mobil Toyota juga menjual produknya di pasar luar negeri lainnya, termasuk Malaysia, Thailand, dan Uruguay.

Daihatsu mengatakan, akan melanjutkan pembicaraan dengan regulator di negara-negara Asia lainnya untuk melanjutkan pengiriman.

Di pasar dalam negerinya, produsen mobil yang berbasis di Osaka ini diperkirakan akan menghentikan produksi di semua pabrik dalam negeri pada hari Selasa. "Penghentian produksi diperkirakan akan berlanjut hingga akhir Januari," tulis harian bisnis Nikkei pada hari Jumat, tanpa menyebutkan sumbernya.

Menyusul laporan Nikkei, juru bicara Daihatsu mengatakan, pihaknya masih melakukan diskusi internal mengenai masalah tersebut.

Panel pihak ketiga yang dibentuk oleh Daihatsu mengatakan pada hari Rabu bahwa jumlah kendaraan yang terkena dampak pengujian yang tidak tepat, yang awalnya muncul pada musim semi, telah bertambah menjadi 64 model, termasuk 11 model yang dijual di Jepang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.