Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gunung Leowotobi Masih Aktif, Wisatawan Dilarang Mendekat

📅 Minggu, 24 Des 2023, 10:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gunung Leowotobi Masih Aktif, Wisatawan Dilarang Mendekat Doc: ANTARA/Benny Jahang
Ket. Kepala BPBD Nusa Tenggara Timur Ambrosius Kodo.

KUPANG - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur mengimbau para wisatawan maupun masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius dua kilo meter dari pusat gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur yang mengalami erupsi pada Sabtu (23/12).

"Sehubungan dengan tingkat aktivitas erupsi gunung Lewotobi Laki-Laki, maka diimbau kepada warga masyarakat dan pengunjung atau wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius dua kilo meter dari pusat gunung Lewotobi Laki-Laki," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Nusa Tenggara Timur Ambrosius Kodo di Kupang, Minggu (24/12).

Ambrosius Kodo mengatakan hal itu terkait dengan antisipasi pemerintah NTT setelah terjadinya erupsi gunung Lewotobi Laki-Laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur pada Sabtu (23/12).

Ia berharap masyarakat di Kabupaten Flores Timur agar tetap tenang dan mengikuti arahan pemerintah daerah setempat, serta tidak mudah mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya atau berita hoax.

Menurut dia, berdasarkan data dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Jakarta, tinggi kolom abu teramati sekitar 1.000 -1.500 meter di atas puncak atau 2.584 meter di atas permukaan laut.

Kolom erupsi teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah utara.

Erupsi ini terekam pada Seismograf dengan amplitudo maksimum 40 mm dan durasi kurang lebih 24 menit. Data kegempaan menunjukkan adanya peningkatan sebelum terjadi erupsi.

Tercatat gempa vulkanik dalam (VA) terekam sebanyak 38 kali dan vulakanik dangkal (VB) terekam lima kali pada periode 17-23 Desember 2023.

Hasil pengamatan dan analisis data visual maupun instrumental tingkat aktivitas gunung Lewotobi Laki-Laki masih tetap pada level II atau waspada.

Menurut Ambrosius Kodo, dalam menyikapi erupsi Gunung Lewotobi laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Penjabat Gubernur Nusa Tenggara Timur Ayodhia G. L. Kalake telah meminta BPBD provinsi maupun Pemerintah Kabupaten Flores Timur untuk terus memantau kondisi lapangan.

"Menindaklanjuti arahan penjabat gubernur NTT, kami telah berkoordinasi dengan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah - BPBD - Flores Timur, untuk melakukan berbagai antisipasi dalam penanggulangan bencana," kata Ambrosius Kodo.

Ia mengatakan pula bahwa BPBD Provinsi NTT akan segera mengirimkan dukungan berupa masker untuk warga di sekitar lokasi erupsi.

"Bapak Pj gubernur menegaskan pentingnya koordinasi antar instansi dan kewaspadaan masyarakat dalam menghadapi situasi ini," katanya.

"Kami berharap warga untuk tetap tenang dan mengikuti arahan resmi dari pihak berwenang setempat di Kabupaten Flores Timur," kata Ambrosius Kodo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Daerah
PLN Libatkan 26 UMKM pada P...
Nasional
Jadwal TKA untuk Jenjang SM...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.