Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Subvarian Virus Korona JN.1 Cepat Menyebar di AS

1 Jumat, 22 Des 2023, 00:01 WIB | Oleh:
Subvarian Virus Korona JN.1 Cepat Menyebar di AS Subvarian Virus Korona JN.1 Cepat Menyebar di AS Doc: istimewa
Ket. JN.1 bertanggung jawab atas 21,4 persen kasus infeksi baru di seluruh negara itu dan telah menjadi galur (strain) virus yang tumbuh paling cepat.

LOS ANGELES - Subvarian baru virus korona JN.1 menyebar dengan cepat di Amerika Serikat (AS) menjadi kontributor utama kasus baru Covid-19 di negara itu. Di wilayah Timur Laut, subvarian baru itu diyakini menyumbang sekitar sepertiga kasus baru.

"JN.1 bertanggung jawab atas 21,4 persen kasus infeksi baru di seluruh negara itu dan telah menjadi galur (strain) virus yang tumbuh paling cepat," demikian data yang dikutip dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Centers for Disease Control and Prevention/CDC) AS.

Seperti dikutip dari Antara, Kamis (21/12), CDC memproyeksikan bahwa JN.1 akan terus meningkat seiring dengan proporsi pengurutan genom SARS-CoV-2.

JN.1, yang terkait erat dengan varian BA.2.86 yang telah dilacak CDC sejak Agustus, kali pertama terdeteksi di AS pada September 2023. Hingga akhir Oktober, subvarian tersebut menyumbang kurang dari 0,1 persen virus SARS-CoV-2.

Terus meningkatnya kasus JN.1 menunjukkan virus itu lebih mudah menular atau lebih baik dalam menghindari sistem kekebalan tubuh kita.

Negara-negara di Eropa, termasuk Denmark, Spanyol, Belgia, Prancis, dan Belanda, mencatatkan pertumbuhan eksponensial dalam kasus JN.1, disertai dengan peningkatan kasus rawat inap. Subvarian tersebut juga menyebar dengan cepat di Australia, Asia, dan Kanada.

Saat ini, tidak ada bukti JN.1 menimbulkan peningkatan risiko terhadap kesehatan masyarakat dibandingkan varian lain yang beredar saat ini. Namun, para pejabat dan pakar kesehatan mendesak masyarakat untuk mendapatkan vaksin Covid-19 yang telah diperbarui guna menghindari dampak buruk dari virus tersebut.

Tingkatkan Perlindungan

Vaksin Covid-19 yang telah diperbarui diharapkan dapat meningkatkan perlindungan terhadap JN.1, seperti yang dilakukannya terhadap varian lainnya.

Baru-baru ini penyakit pernapasan meningkat di AS menjelang musim liburan akhir tahun dengan jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit karena Covid-19, flu, dan respiratory syncytial virus (RSV) mencapai level tertinggi sejak awal tahun ini.

Tercatat ada lebih dari 22.700 pasien baru yang dirawat di rumah sakit akibat Covid-19 di seluruh negara itu pada pekan yang berakhir 9 Desember, angka tertinggi sejak Februari, lapor data terbaru CDC. Per 9 Desember, menurut CDC, hanya sekitar 18 persen orang dewasa yang sudah menerima vaksin Covid-19 yang telah diperbarui.

Sementara itu, Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, mengatakan upaya mencegah peningkatan kasus Covid-19 maka warga harus membantu dengan membangun kembali kesadaran masyarakat. Upaya tersebut harus diletakkan pada koridor saling menjaga dan peduli dengan semangat kebersamaan dalam menghadapi potensi penyebaran virus di masa liburan akhir tahun.

"Gerak bersama berbasis solidaritas dan kepedulian harus menjadi gerakan bersama untuk menekan angka penyebaran virus pada masa liburan akhir tahun," kata Lestari.

Menurut Lestari, data kasus positif Covid-19 di Tanah Air meningkat dalam sepekan, dari 40 pasien menjadi 267 pasien pada periode 28 November-2 Desember 2023.

"Dalam menghadapi kondisi itu, pengalaman yang kita dapat di masa pandemi bisa menjadi bekal untuk mengantisipasi potensi penyebaran Covid-19 pada libur panjang tahun ini," kata Rerie, sapaan akrab Lestari.

Diakui Rerie, pada liburan kali ini akan terjadi pergerakan masyarakat yang cukup masif dan menurutnya pencegahan kasus Covid-19 bukan semata tugas pemerintah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
600 Ton Beras SPHP Dioplos,...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.