Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sandiaga: Melalui Digitalisasi Pertumbuhan Ekonomi Lebih Efisien

📅 Jumat, 22 Des 2023, 06:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sandiaga: Melalui Digitalisasi Pertumbuhan Ekonomi Lebih Efisien Doc: kemenparekraf.go.id

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, mengatakan bahwa melalui digitalisasi pertumbuhan ekonomi yang dilakukan oleh pelaku UMKM dalam negeri akan semakin efisien.

"Dengan digitalisasi, ekonomi kita akan semakin efisien dan semakin bernilai tambah. Dan target kita untuk bisa mengapitalisasi bonus demografi dalam 5 hingga 10 tahun ke depan bisa diakselerasi oleh digitalisasi di sektor UMKM," ujar Sandiaga dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Kamis (21/12).

Menparekraf melanjutkan bahwa Indonesia akan mendapatkan bonus demografi yakni jumlah penduduk Indonesia sebesar 70 persen akan ada dalam usia produktif (15-64 tahun) pada tahun 2045, UMKM dinilainya memiliki peranan besar dalam mengkapitalisasi bonus tersebut dalam penyerapan tenaga kerja.

Sandiaga pun mengapresiasi penyelenggaraanPahlawan Digital UMKM 2023yang diinisiasi Staf Khusus Presiden RI, Putri Tanjung, yang bertujuan untuk menjaring inovator digital yang berkomitmen membantu para pelaku UMKM naik kelas dan lebih berdaya dengan berbagai inovasi dan solusi digital serta menjadi bagian ekosistem pengembangan kewirausahaan nasional.

"Sebanyak 10 finalis ini harus kita fasilitasi untuk dapat meningkatkan kapasitas karena UMKM-lah yang akan membawa bangsa ini naik kelas menuju Indonesia Emas 2045," kata dia.

Di sektor ekonomi kreatif sendiri ada tiga subsektor dengan kontribusi terbesar yakni kuliner, kriya, dan fesyen. Nilai dari kontribusi subsektor kuliner sendiri mencapai lebih dari 40 persen.

Staf Khusus Presiden yang juga inisiatorPahlawan Digital UMKM 2023, Putri Tanjung, mengatakan dalam pemilihan UMKM terbaik di ajang ini ia melihat beberapa hal mulai dari keberlanjutan usaha dan dampaknya terhadap lingkungan terutama terhadap bisnis UMKM.

"Kita menyeleksi inovator ini berdasarkan banyak pertimbangan. Kita melihat pendiri dulu, kemudian perkembangan bisnis, kemudian berkelanjutan, perputaran uang dan profitabilitas dan dampak berapa besar UMKM yang bisa dibantu dan ke depan efek berganda (multiplier effect) seperti apa," ujar Putri Tanjung. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.