Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Anjing Liar Gigit Pengujung Objek Wisata Kete Kesu di Toraja Utara

📅 Jumat, 22 Des 2023, 17:18 WIB | Oleh:
Anjing Liar Gigit Pengujung Objek Wisata Kete Kesu di Toraja Utara Doc: FOTO ANTARA
Ket. Tim vaksinasi bersiap menyuntik anjing liar.

MAKASSAR - Seorang anak wisatawan digigit anjing liar yang berkeliaran di objek wisata Kete' Kesu di Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan.

"Saat itu kami beristirahat di lumbung alang, kemudian anak saya berlari ke arah anjing, tapi tiba-tiba anjing itu mencakar lalu menggigit," kata orang tua korban Dewi di lokasi wisata setempat, Jumat (22/12).

Pengunjung asal Kota Kendari, Sulawesi Tenggara ini awalnya datang ke objek wisata itu bersama keluarganya untuk melihat wisata budaya adat. Ia bersama anaknya beristirahat di alang atau rumah lumbung adat Toraja.

Di tempatnya beristirahat terlihat banyak anjing berkeliaran. Anaknya yang masih berusia dua tahun itu lalu turun dan berlari ke arah anjing, namun naas tiba-tiba anjing tersebut menyerangnya.

Anak korban berhasil diselamatkan selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Laki Padada Toraja untuk mendapatkan pertolongan medis hingga suntik vaksin antirabies.

Dewi berharap atas kejadian itu Pemerintah Daerah Toraja Utara segera melakukan penertiban terhadap anjing-anjing liar yang banyak berkeliaran di sekitar objek wisata budaya adat itu.

"Kami berharap tidak ada lagi kejadian serupa yang menimpa anak kami dan pengunjung lainnya. Pemerintah ataupun pengelola tempat ini diminta segera menertibkan anjing liar itu karena sangat mengganggu pengunjung," harapnya.

Pengunjung lainnya,Yana,asal Surabaya menuturkan sedari awal risih dan terus waspada atas keberadaan anjing-anjing liar yang berkeliaran di objek wisata itu.

"Sejak awal saya selalu waspada, anjingnya banyak, dikhawatirkan menggigit atau menerkam. Sebaiknya anjing-anjing yang berkeliaran itu dikandangkan saja jangan sampai mengganggu wisatawan apalagi mau libur Natal dan tahun baru," katanya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Toraja Utara dr Elizabeth R Zakaria mengatakan pihaknya akan mengecek terkait insiden itu. Meski demikian apakah korban gigitan anjing itu diduga kena rabies atau tidak, akan dicek kembali.

"Saya coba cek dulu yah, karena kita ada SOP penanganan rabies," kata Elizabeth singkat. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Ekonomi
Sompo Indonesia selenggarak...
Luar Negeri
Dua Kapal Tanker Minyak Dis...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.