Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berita Gembira, KAI Belum Berlakukan Syarat Khusus Pembelian Tiket Sehubungan Covid-19

📅 Kamis, 21 Des 2023, 21:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Berita Gembira, KAI Belum Berlakukan Syarat Khusus Pembelian Tiket Sehubungan Covid-19 Doc: ANTARA/Ricky Prayoga
Ket. Direktur Perencanaan Strategis dan Pengelolaan Sarana PT KAI John Robertho memberikan keterangan di Bandung, Kamis (21/12/2023).

Bandung - Berita gembira, PT Kereta Api Indonesia (KAI) belum memberlakukan syarat khusus untuk pembelian tiket sehubungan dengan melonjaknya kasus Covid-19 di beberapa kota Indonesia.

"Tidak, kami belum memberlakukan syarat khusus. Belum ada pembatasan-pembatasan, untuk pemesanan tiket masih normal," kata Direktur Perencanaan Strategis dan Pengelolaan Sarana PT KAI John Robertho di Bandung, Kamis.

Sejauh ini, kata John, pihaknya menjalankan arahan Kementerian Perhubungan terkait imbauan memakai masker bagi para pengguna transportasi publik, termasuk petugas KAI.

"Kita kemarin juga arahan-arahan dari Kemenhub masih biasa saja, baru imbauan memakai masker saja kalau yang kurang sehat," tuturnya.

Selain menjaga dari Covid-19, Manajer Humas KAI Daop 2 Bandung Ayep Hanapi mengatakan bahwa pihaknya berkolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional Kota Bandung melakukan tes kesehatan dan narkoba yang diikuti oleh seluruh pekerja Awak Sarana Perkeretaapian (ASP) yang akan melaksanakan perjalanan kereta api selama Masa Angkutan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.

Pemeriksaan kesehatan dan tes narkoba itu ratusan ASP yang terdiri dari masinis, asisten masinis, petugas layanan kereta, teknisi kereta api, dan Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA).

Pemeriksaan kesehatan dan tes narkoba yang dilakukan di luar pemeriksaan rutin kepada ASP saat akan melaksanakan dinas itu, dilakukan guna memberikan jaminan keamanan dan keselamatan Perjalanan Kereta Api (Perka) kepada para pelanggan KA dalam periode Angkutan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.

"Hal ini untuk meyakinkan bahwa Crew KA yang sedang berdinas betul-betul dalam kondisi sehat dan performa terbaiknya sebagai garda terdepan perusahaan yang melayani penumpang secara langsung. Juga dalam rangka penanggulangan penggunaan narkotika, psikotropika, dan obat terlarang di lingkungan Daop 2 Bandung," tutur Ayep.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.