Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perdagangan RI-Tiongkok Capai 114,5 Dollar AS

📅 Rabu, 20 Des 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perdagangan RI-Tiongkok Capai 114,5 Dollar AS Doc: ANTARA/Sinta Ambar
Ket. Konselor Ekonomi dan Perdagangan Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok di Indonesia Wu Zhiwei dalam peresmian tambang batu bara bawah tanah pertama di Indonesia yang digelar di Kotabaru, Kalimantan Selatan, Senin (18/12/2023).

KOTABARU - Perdagangan bilateral antara Indonesia dan Tiongkok mencapai 114,5 miliar dollar AS selama periode Januari hingga Oktober 2023. Sektor energi dan pertambangan menyumbang 40 persen kerja sama kedua negara.

"Dari Januari hingga Oktober tahun ini, volume perdagangan bilateral antara Tiongkok dan Indonesia mencapai 114,5 miliar dolar AS," ujar Konselor Ekonomi dan Perdagangan Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok di Indonesia, Wu Zhiwei, di Kotabaru, Kalimantan Selatan, Senin (18/12).

Sementara itu, volume perdagangan produk bernilai tambah tinggi seperti mobil dan bahan baku baterai listrik di Indonesiamendapat kucuran dana langsung dari Tiongkok pada kuartal pertama 2023 mencapai 5,6 miliar dollar AS.

Pada tahun ini, yang merupakan peringatan sepuluh tahun terjalinnya kemitraan strategis komprehensif antara Tiongkok dan Indonesia, Wu Zhi Wei berharap kerja sama yang dijalin Tiongkok dengan Indonesia, salah satunya melalui kehadiran Qinfa Group dalam industri pertambangan di Kalimantan Selatan mampu mendorong perkembangan industri pertambangan Indonesia.

Tingkatkan Kerja Sama

Kolaborasi ini akan dan meningkatkan tingkat kerja sama yang saling menguntungkan kedua negara. Wu Zhiwei juga berharap kehadiran perusahaan tambang itu beroperasi sesuai dengan hukum dan peraturan yang berlaku di Tanah Air.

Selain itu melaksanakan kewajiban sosial, menerapkan ketenagakerjaan Indonesia, perlindungan lingkungan, keselamatan produksi dan persyaratan lainnya dengan standar tinggi.

Plt Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bambang Suswantono meresmikan produksi perdana tambang batu bara bawah tanah berskala besar pertama di Indonesia.

Tambang yang berlokasi di Kotabaru ini milik PT Sumber Daya Energi yang terafiliasi dengan PT Qinfa dengan luas area 185 kilometer persegi.

Tambang ini ini didesain untuk memproduksi batu bara secara maksimal sebanyak 20 juta ton per tahun (jumlah produksi tambang tahap 1 SDE-1 dan SDE-2).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.