Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG : Waspada Tinggi Gelombang 2.5 Meter di Selatan Banten

📅 Rabu, 20 Des 2023, 16:58 WIB | Oleh:
BMKG : Waspada Tinggi Gelombang 2.5 Meter di Selatan Banten Doc: ANTARA/Mansyur
Ket. Perahu nelayan di Pantai Carita Kabupaten Pandeglang terpaksa istirahat untuk melaut pada siang hari karena tinggi gelombang 2.50 meter di Perairan Selatan Banten dan memilih dini hari untuk menghindari kecelakaan laut.

LEBAK - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan waspada tinggi gelombang 2.50 meter di Perairan Selatan Banten bagi nelayan karena resiko tinggi terhadap keselamatan.

"Kami berharap nelayan tetap waspada jika melaut untuk mengutamakan keselamatan," kata Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Kelas I Serang, Tatang Rusmana, di Lebak, Rabu (20/12).

Ketinggian gelombang Perairan Selatan Banten sepanjang ,Rabu pagi hingga dini hari berkisar antara 1.25 sampai 2.50 meter, sehingga resiko tinggi terhadap keselamatan.

Begitu juga Perairan Selat Sunda bagian barat, Selat Sunda bagian selatan dan Samudera Hindia Selatan Banten.

Kondisi gelombang tinggi itu tentu nelayan dapat meningkatkan kewaspadaan agar tidak menimbulkan kecelakaan laut.

Para nelayan itu beroperasi di Pantai Anyer, Carita, Labuan, Panimbang, Sumur, Cikeusik, Binuangeun, Tanjung Panto, Cihara, Sukahujan, Panggarangan, Bayah , Pulomanuk dan Sawarna.

"Kami minta nelayan waspada tinggi gelombang di Perairan Banten sehingga tidak menimbulkan korban jiwa," katanya menjelaskan.

Sementara itu, nelayan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pantai Carita Kabupaten Pandeglang, Nano (55) mengatakan dirinya melaut pada Rabu dini hari dan pulang pukul 10.00 WIB dengan selamat dan menghasilkan tangkapan cukup lumayan hingga mencapai 200 kilogram, padahal gelombang cukup tinggi dan angin kencang.

Kebanyakan tangkapan itu jenis tongkol, ikan kue, cakalang, kakap dan layur.

"Kami tentu bisa melaut jika gelombang 2.50 meter, namun penuh hati- hati dan waspada untuk keselamatan jiwa," kata Nano. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.