Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Siti Atiqoh, Istri Capres Ganjar Janji Dorong Perluasan Kerja untuk Disabilitas

📅 Selasa, 19 Des 2023, 05:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Siti Atiqoh, Istri Capres Ganjar Janji Dorong Perluasan Kerja untuk Disabilitas Doc: ANTARA/HO - Foto warga
Ket. Istri Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo, Siti Atiqoh saat mengunjungi pusat kerajinan besek di Trenggalek, Senin (18/12/2023).

Trenggalek - Istri Capres Ganjar Pranowo, Siti Atiqoh berjanji untuk mendorong perluasan kesempatan kerja bagi kelompok rentan di seluruh Indonesia, terutama bagi warga berkebutuhan khusus atau disabilitas yang selama ini masih "terpinggirkan".

"Untuk itu program yang diusung Ganjar-Mahfud adalah wajib pendidikan 12 tahun, pendidikan formal sampai SMA ditanggung oleh pemerintah. Kemudian satu sarjana di keluarga miskin. Untuk pendidikan informal berupa pelatihan-pelatihan, kita latih jadi entrepreneur dan lain sebagainya," kata Bunda Atiqoh saat menggelar safari politik ke Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Senin.

Ia juga mengapresiasi program pemberdayaan bagi perempuan dan kelompok rentan di Trenggalek yang selama ini dimotori istri Bupati Trenggalek, Novita Hardini.

Menurutnya, gerakan pemberdayaan tersebut layak menjadi inspirasi bagi pengembangan dan pemberdayaan perempuan dan kelompok disabilitas di daerah-daerah lain.

Program pemberdayaan itu, katanya, mencakup hulu hilir sektor UMKM perempuan di Trenggalek, mulai dari pemasaran digital hingga peningkatan produk berdaya saing.

Dengan langkah itu, perempuan bisa lebih mandiri sehingga meminimalkan perempuan untuk bekerja menjadi tenaga kerja Indonesia.

"Sehingga meninggalkan keluarga, anak-anak yang butuh pendampingan di masa pertumbuhan. Program Bu Novita ini selaras dengan program Pak Ganjar," katanya.

Dalam kesempatan itu, Atiqoh berbicara tentang perluasan kesempatan kerja bagi kelompok rentan seperti disabilitas.

Termasuk akses pendidikan hingga jenjang karir bagi kelompok rentan sesuai dengan potensi dari masing-masing spesifikasi disabilitas.

Menurutnya, saat ini sudah ada keberpihakan terhadap kelompok rentan, namun menurut Atiqoh perlu penambahan alokasi.

"Payung hukumnya sudah ada, dari 100 orang satu kesempatan kerja bagi difabel, kalau afirmatif ya 5 persen, perlu ditingkatkan. Termasuk soal akses pendidikan hingga jenjang karir, jadi seperti dipetakan ," katanya.

Selain di sentra besek, Atiqoh juga berkunjung ke Pondok Pesantren Qomarul Hidayah di Kecamatan Tugu hingga bersapa warga di Pasar Pon Trenggalek.

Selain pemberdayaan perempuan hingga perluasan kesempatan kerja disabilitas, Atiqoh menyampaikan banyak program Ganjar-Mahfud dalam setiap kesempatan dalam kunjungannya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.