Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KTT Asean-Jepang akan Memperkuat Kerja Sama Keamanan Maritim

📅 Sabtu, 16 Des 2023, 11:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
KTT Asean-Jepang akan Memperkuat Kerja Sama Keamanan Maritim Doc: JT/ASEAN Summit 2021 via Reuters
Ket. Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida berbicara secara virtual saat KTT ASEAN-Jepang 2021.

TOKYO - Para pemimpin Asia Tenggara dan Jepang di Tokyo pada Sabtu (16/12) akan berkomitmen memperkuat "kerja sama keamanan maritim", menurut rancangan pernyataan yang dilihat AFP.

Beijing mengklaim hampir seluruh Laut Tiongkok Selatan, yang merupakan koridor perdagangan penting, dan perilakunya yang semakin agresif di wilayah yang disengketakan telah membuat marah negara-negara di wilayah tersebut serta Washington.

Sekutu dekat AS, Jepang, yang juga memiliki klaim teritorial yang bersaing dengan Tiongkok, meningkatkan belanja militernya dan meningkatkan kerja sama keamanan di kawasan Asia-Pasifik.

Menurut rancangan pernyataan akhir KTT tersebut, Jepang dan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) akan berkomitmen "(memperkuat) kerja sama keamanan, termasuk kerja sama keamanan maritim".

Para pemimpin juga diharapkan menekankan perlunya "kawasan Indo-Pasifik berbasis peraturan yang bebas dan terbuka", penyelesaian sengketa secara damai, dan penghormatan terhadap integritas wilayah.

Bulan lalu, Jepang setuju meminjamkan Filipina ratusan juta dolar untuk membeli kapal penjaga pantai baru dan untuk memasok sistem radar.

Jepang dan Filipina juga sepakat untuk memulai pembicaraan mengenai Perjanjian Akses Timbal Balik (RAA) yang akan mencakup ketentuan penempatan pasukan di wilayah masing-masing.

Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida akan memanfaatkan pertemuan ini untuk berbicara dengan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengenai penyediaan perahu penyelamat dan drone kepada Malaysia di bawah kerangka keamanan baru, demikian laporan stasiun televisi Jepang NHK.

Pada September lalu, militer negara-negara ASEAN mengadakan latihan gabungan pertama, meskipun Indonesia sebagai tuan rumah bersikeras bahwa latihan tersebut bukan latihan tempur, melainkan fokus pada bidang-bidang seperti bantuan bencana dan patroli maritim.

Ketika ditanya tentang KTT ASEAN, Kementerian Luar Negeri Tiongkok mengatakan pada Jumat, Beijing "percaya bahwa kerja sama apa pun harus kondusif untuk meningkatkan rasa saling percaya di antara negara-negara kawasan dan mendorong pembangunan bersama."

"Kami berharap negara-negara terkait dapat benar-benar melakukan hal-hal yang kondusif bagi perdamaian dan stabilitas regional. Pada saat yang sama, kerja sama apa pun tidak boleh menargetkan pihak ketiga," kata juru bicara Mao Ning dalam pengarahan rutin.

Jepang juga diperkirakan akan memanfaatkan KTT tersebut untuk mendorong kerja sama energi. Pertemuan inisiatif Komunitas Nol Emisi Asia (AZEC) dijadwalkan pada hari Senin dan akan dihadiri secara virtual oleh Perdana Menteri Australia Anthony Albanese, kata para pejabat.

Tokyo tengah meningkatkan sektor energi terbarukan, namun negara ini juga mendapat kecaman dari kelompok lingkungan hidup karena menyediakan pembiayaan publik berskala besar untuk proyek bahan bakar fosil di seluruh Asia.

Jepang juga berupaya mendorong ekspor teknologi yang bertujuan mengurangi emisi pembangkit listrik tenaga batu bara, seperti pembakaran bersama dengan amonia dan penangkapan karbon. Namun para kritikus mengatakan metode ini tidak terbukti dan mahal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.