Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinkes Ambon intensif dampingi pasien kusta

📅 Kamis, 14 Des 2023, 22:55 WIB | Oleh:
Dinkes Ambon intensif dampingi pasien kusta Doc: ANTARA/ Penina F Mayaut
Ket. Pasien kusta di Ambon menjalani perawatan mandiri rutin setiap bulan oleh petugas Puskesmas di setiap wilayah.

Ambon - Dinas Kesehatan Ambon intensif mendampingi pasien kusta dalam menjalani pengobatan guna meminimalkan kasus kusta di Kota Ambon.

"Pendampingan pasien dilakukan petugas puskesmas di daerah binaan, juga petugas pemegang program kusta, yang lebih mengetahui lokasi, untuk memantau pasien kusta harus minum obat sampai sembuh," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, Wendy Pelupessy, di Ambon, Kamis.

Ia mengatakan pendampingan yang dilakukan untuk membantu proses pengobatan agar kusta bisa segera sembuh dan tidak menular, terutama penderita yang memiliki luka.

Sebelum dilakukan pendampingan, terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan. Jika ditemukan tanda dan gejala yang mengarah ke kusta, maka bisa dirujuk untuk melakukan pemeriksaan ke puskesmas atau RS terdekat.

"Jika positif akan diobati dan ada pendampingan petugas untuk merawat pasien," katanya.

Kusta, katanya, merupakan penyakit menular yang sangat tidak mudah menular. Artinya tidak perlu takut jika penderitanya rutin minum obat karena tidak bisa menularkan lagi ke orang lain.

"Intinya bahwa penderita sedini mungkin minum obat secara teratur maka tidak menularkan, dengan pengobatan 6-9 bulan untuk kusta kering (PB) dan 12 - 18 bulan untuk kusta basah (MB)," katanya.

Wendy menjelaskan, pengobatan pasien kusta ditujukan untuk mencegah penularan penyakit serta mencegah terjadinya kecacatan.

Selain mengupayakan semua penderita kusta mendapat pengobatan, Dinas Kesehatan Kota Ambon meningkatkan penyuluhan untuk menghilangkan stigma terhadap penderita kusta.

"Stigma yang menyebabkan penderita kusta dan keluarganya dijauhi, bahkan dikucilkan oleh masyarakat," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kusta dapat diobati dan bisa dicegah penularan sejak dini agar tidak mengalami kecacatan.

Penyakit kusta sebenarnya dapat disembuhkan tanpa cacat bila penderita ditemukan dan diobati secara dini.

"Penyakit kusta dapat menular melalui kontak erat secara terus menerus dan dalam waktu yang lama dengan penderita," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

1 jam lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.