Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Warga Terseret Ombak, Wisatawan Pantai Selatan Bantul Diingatkan Tidak Mandi di Laut

📅 Rabu, 13 Des 2023, 00:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Warga Terseret Ombak, Wisatawan Pantai Selatan Bantul Diingatkan Tidak Mandi di Laut Doc: ANTARA/Hery Sidik
Ket. Wisatawan memadati pantai selatan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Bantul - Cegah korban terseret arus ombak, Kepolisian Resor Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengingatkan wisatawan yang berkunjung ke sepanjang pantai selatan kabupaten ini agar tidak mandi di laut demi keselamatan maupun terhindar dari kecelakaan laut.

Kasi Humas Polres Bantul Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana dalam keterangan pers di Bantul, Selasa, mengatakan ketika musim liburan banyak wisatawan yang mengunjungi pantai selatan Bantul seperti Pantai Parangtritis, Pantai Samas, Pantai Goa Cemara, Pantai Kuwaru dan Pantai Baru.

"Kami sampaikan kepada para wisatawan yang tengah berlibur di pantai Bantul supaya tidak mandi di laut, karena di laut selatan terdapat palung dan ombaknya besar," katanya.

Menurut dia, sepanjang pantai selatan Kabupaten Bantul mulai dari sisi timur hingga barat menyimpan potensi ancaman bahaya bagi wisatawan, berupa titik palung di sejumlah lokasi pantai.

Dia mengatakan, para wisatawan seringkali lengah ketika bermain di pantai, dari yang awalnya hanya bermain di tepi pantai, namun selang tidak lama kemudian bergeser ke sisi tengah.

Padahal, kata dia, tanpa disadari, arus laut bawah mulai menarik tubuh ke tengah laut, sehingga apabila tidak bisa berenang, maka wisatawan akan tergulung arus dalam.

"Paling berbahaya kalau airnya terlihat tenang. Arus balik bawah sangat deras, jadi memang dilarang untuk mandi di laut," katanya.

Berdasarkan data Polres Bantul, telah terjadi kecelakaan laut yang menimpa tiga pelajar dari salah satu sekolah di Surakarta Jawa Tengah, ketika berwisata di Pantai Parangtritis pada Kamis (7/12). Dua korban berhasil diselamatkan, sementara satu orang masih dalam pencarian.

Selang beberapa hari kemudian, atau Senin (11/12) korban hilang terseret ombak Pantai Parangtritis ditemukan tim SAR Gabungan dalam kondisi tak bernyawa. Korban ditemukan terapung di kawasan Pantai Cemara Sewu, sekitar pukul 13.30 WIB.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Karhutla 6 Hektare di Gowa ...
Advertisement
Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.