Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DKI Dengarkan Soal Hunian Layak

📅 Selasa, 12 Des 2023, 05:27 WIB | Oleh:
DKI Dengarkan Soal Hunian Layak Doc: ANTARA/Siti Nurhaliza
Ket. Aksi unjuk rasa menuntut hak atas tempat tinggal layak di depan Gedung Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Senin (11/12/2023).

JAKARTA - Masyarakat boleh berdemo tentang hak atas tempat tinggal layak. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta siap mendengar aspirasi massa.

"Ya, demo biasa menyampaikan aspirasi. Terpenting tidak anarkis. Kita dengarkan. Namanya orang menyampaikan aspirasi, harus kita dengarkan," kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta, Arifin, Senin (11/12). Dia menanggapi kelompok warga yang unjuk rasa di depan Balai Kota.

Arifin menegaskan, terpenting setiap aspirasi disampaikan secara aman dan damai. Jangan membuat kerusuhan ataupun kerusakan (anarkis).

Koordinator Umum Aksi, Gugun Muhammad, mengatakan, masih banyak permukiman tidak layak huni.

Sebab beberapa program yang telah berjalan, tiba-tiba berhenti, dan tidak diselesaikan. Maka, sebanyak 3.991 warga dari 27 kampung di Jakarta unjuk rasa. Mereka tergabung dalam Jaringan Rakyat Miskin Kota Jakarta (JRMK) dan Forum Komunikasi Tanah Merah Bersatu (FKTMB) melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung Balai Kota DKI, Jakarta Pusat.

Adapun tuntutannyaantara lain minta pembangunan Tower E serta sarana dan prasarana Kampung Susun Akuarium dilanjutkan sampai rampung. Kemudian, menuntut agar eks warga Kampung Bayam dapat menempati Kampung Susun Bayam. Ini merujuk skema yang diterapkan di Kampung Susun Akuarium.

Lalu, mereka mendesak Pemprov Jakarta menagih kewajiban penyerahan tanah dari PT Emticon agar lahan tersebut dapat digunakan warga Kampung Lengkong, Cilincing, Jakarta Utara. "Kami juga minta Pemprov Jakarta segera menerbitkan surat keputusan penetapan lokasi konsolidasi tanah di Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara," ujar Gugun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.