Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Pindahkan 135 Pengungsi Rohingya ke Kantor Gubernur Aceh

📅 Senin, 11 Des 2023, 00:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Warga Pindahkan 135 Pengungsi Rohingya ke Kantor Gubernur Aceh Doc: ANTARA/Rahmat Fajri
Ket. Sejumlah pengungsi Rohingya berada di teras depan kantor Gubernur Aceh, di Banda Aceh, Minggu malam (10/12/2023).

Banda Aceh - Masyarakat Lamreh Kecamatan Mesjid Raya Kabupaten Aceh Besar memindahkan sebanyak 135 pengungsi Rohingyake halaman depan kantor Gubernur Aceh, di Kota Banda Aceh, Minggu malam.

"Informasi yang kami dapat mereka datang dari arah Krueng Raya, dan langsung menuju kemari," kata petugas keamanan Kantor Gubernur Aceh M Yusuf kepada awak media.

Sebelumnya, kapal pembawa 135 pengungsi Rohingyatersebut mendarat di pantai Blang Ulam Lamreh Kecamatan Mesjid Raya Kabupaten Aceh Besar sekitar pukul 05.30 WIB.

Para pengungsi tersebut terdiri dari anak laki-laki 15 orang, anak perempuan 20 orang, laki-laki dewasa 35 orang, dan perempuan dewasa 65 orang.

Para pengungsi terlihat diangkut warga dari Lamreh menggunakan dua mobil truk dan satu mobil L-300 Pickup, dan langsung diturunkan tepat di teras depan kantor Gubernur Aceh.

Setelah para imigran Rohingya turun dari mobil, masyarakat kemudian langsung kembali dan membiarkan pengungsi itu di sana.

Sampai saat ini, para pengungsi masih berada di teras kantor Gubernur Aceh, dan dikawal aparat kepolisian. Belum ada kejelasan bagaimana penanganan terhadap imigran tersebut.

M Yusuf mengatakan, saat ini pihaknya belum bisa melakukan langkah apapun karena belum adanya petunjuk atau arahan dari pimpinan terhadap para pengungsi Rohingya tersebut.

"Kami tetap menjaga 24 jam, dan nanti bagaimana kami sedang menunggu arahan pimpinan," ujarnya.

Sekretaris Desa Lamreh Asmadi Kadafi mengatakan, warga inisiatif melakukan pemindahan karena lokasi mendaratnya pengungsi rohingya dinilai tidak layak karena tidak ada bangunan apapun, tidak ada listrik, dan air bersih.

"Karena pertimbangan keamanan, warga meminta UNHCR memindahkan mereka (rohingya) dari kampung kami," kata Asmadi.

Ia mengatakan faktor keamanan juga jadi pertimbangan pemindahan karena dua orang pengungsi sempat kabur sebelum akhirnya diamankan oleh polisi.

Proses pemindahan pengungsi sempat mendapat larangan dari pihak kepolisian karena tidak ada lokasi yang dipastikan bisa menampung mereka. Sedangkan, pihak dari UNHCR juga tidak memiliki solusi terkait lokasi penampungan.

Sejumlah perwakilan UNHCRsempat datang melakukan pendataan, memberikan makanan, dan pergi setelah mendengarkan sejumlah warga yang meminta pengungsi rohingyatersebut segera dipindahkan.

"Kita perlu duduk bersama dengan semua pihak untuk mencari solusi tentang hal ini. Memang ada dua-tiga lokasi yang bisa, tapi itu perlu persetujuan dari pemerintah setempat," kata Ann Maymann, perwakilan UNHCR di Indonesia, saat melihat kondisi pengungsi rohingya di pantai Lamreh, Aceh Besar.

Ann sempat mendengarkan aspirasi sejumlah warga yang menolak kehadiran rohingya di tempat itu. Namun, ia menilai yang menolak itu tidak bisa digeneralisasi sebagai penolakan mutlak dari Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Kemenperin Dorong Gen Z Kembangkan Industri Batik

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.